KOMPONEN SENYAWA AKTIF PADA UDANG SERTA APLIKASINYA DALAM PANGAN

ABSTRAK: Perairan Indonesia yang sangat luas memiliki sumber daya alam laut yang potensial. Sebagian besar masyarakat Indonesia yang berprofesi sebagai nelayan menggambarkan bahwa laut merupakan salah satu pusat mata pencaharian untuk menunjang kehidupan. Sumber daya alam perairan menyediakan udang, ikan, rumput laut, dan organisme lain yang dapat dimanfaatkan untuk menunjang kehidupan masyarakat. Organisme laut dikenal memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk kesehatan manusia. Udang misalnya salah satu organisme dari kelompok crustacea yang kaya senyawa aktif, penting bagi kesehatan manusia. Udang mengandung senyawa aktif seperti omega-3, mineral, lemak, sitin, karotenoid (astaksantin) serta vitamin. Senyawa aktif ini mempunyai kemampuan mencegah penyakit pada tubuh serta dapat memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh. Omega-3 dan astaksantin misalnya adalah dua senyawa aktif yang sebagian besar terkandung dalam udang. Senyawa tersebut berperan sebagai antioksidan serta penangkal radikal bebas, sebagai suplemen penting untuk ibu hamil dan bayi. Omega-3 dan astaksantin tersedia dalam berbagai jenis udang serta ikan. Dengan adanya senyawa aktif yang tersedia terutama dalam udang maka dalam pengembangan produk pangan, senyawa dan organisme ini diambil untuk pembuatan berbagai produk pangan seperti suplemen, margarin, yogurt, kue, saos, roti, kerupuk, tepung, serta garam. pada review ini penulis menguraikan tentang senyawa fungsional dan penggunaannya sebagai produk pangan untuk menunjang kehidupan manusia serta peluang ke depan.
KEYWORDS: bahan makanan, senyawa aktif (astaksantin), udang
Penulis: James Ngginak, Haryono Semangun, Jubhar C Mangimbulude, Ferdy S Rondonuwu
Kode Jurnal: jpkedokterandd130436

Artikel Terkait :