ISOLASI DAN IDENTIFIKASI SENYAWA SAPONIN DARI EKSTRAK METANOL BATANG PISANG AMBON (Musa paradisiaca var. sapientum L.)

ABSTRAK: Pisang  merupakan  tanaman  yang  dapat  dijadikan  bahan  dasar  dalam  pengobatan. Batang pisang mengandung senyawa saponin, flavonoid dan tanin.  Tujuan dari penelitian ini yaitu  mengisolasi  saponin  yang  terkandung  pada  ekstrak  metanol  batang  pisang  Ambon (Musa  paradisiaca  var.  sapientum  L.)  dengan  metode  Kromatografi  Lapis  Tipis  (KLT) preparatif,  selanjutnya  mengidentifikasi  nilai  absorbansi  saponin  pada  panjang  gelombang maksimal  dengan  spektrofotometri  UV-Vis.    Ekstrak  metanol  batang  pisang  Ambon diperoleh  dengan  cara  maserasi.    Saponin  dinyatakan  terkandung  dalam  batang  pisang Ambon  dengan  uji  pembentukan  busa  stabil  setinggi  2-3  cm  selama  30  detik  pada penambahan  satu  tetes  asam  klorida  2  N  dan  uji  warna  Liebermann  Burchard  (LB)  yang menghasilkan  cincin  warna  coklat  menunjukan  adanya  saponin  triterpen.    Isolasi menggunakan eluen kloroform : metanol : air (13:7:2) diperoleh bercak noda berwarna hijau pada  lempeng  silika  gel  yang  disemprotkan  pereaksi  LB,  menyatakan  sampel  juga mengandung  saponin  jenis  steroid  dengan  nilai  Rf  0.275,  0.325,  0.375.    Hasil  identifikasi Spektrofotometri  Ultra  Violet  Visible  (UV-Vis)  yaitu  nilai  absorbansi  saponin  2,754  pada panjang gelombang maksimal 209 nm.
Kata Kunci: Isolasi, Saponin, Ekstrak Metanol, Batang Pisang Ambon
Penulis: M. Agung Pratama Suharto, Hosea Jaya Edy, Jovie M. Dumanauw
Kode Jurnal: jpfarmasidd120135

Artikel Terkait :