Implementasi Sistem Informasi Geografis Untuk Inventarisasi Data Komoditas Pertanian Dan Informasi Kondisi Lahan Di Kabupaten Kudus

ABSTRACT: Sebagai  suatu  negara  agraris,  pemerintah  Republuk  Indonesia  perlu menjamin ketersediaan  lahan pertanian pangan yang   berkelanjutan sebagai sumber penghidupan  terbesar bagi  rakyatnya dengan mengedepankan asas kelestarian, efisiensi, kemandirian serta berwawasan lingkungan. Sementara di sisi lainm, terus  meningkatnya jumlah  penduduk dengan laju pertumbuhan yang cukup  tinggi  (1,4–1,5%  per  tahun) serta  perkembangan  ekonomi  dan industri yang ada cenderung memacu  proses degradasi dan alih fungsi lahan pertanian, yang pada gilirannya memperlemah kemampuan bangsa ini dalam menjaga kemandirian dan ketahanan pangan. Atas dasar gambaran singkat tersebut,  maka  perlu   dikembangkan  sistem  dan  metodologi  pemetaan kesesuaian  lahan  dengan  menggunakan  pendekatan  spasial  dan  temporal, dengan  5  (lima)  tujuan  pokok,  yakni  :  (1)  menganalisis  kesesuaian  lahan pertanian berdasarkan dengan jenis komoditas pertanian dan informasi iklim;  (2)  mengevaluasi  keselarasan  tata  guna  lahan  pertanian  dan  perencanaan wilayah  tata  ruang;  (3)  memetakan  dan  menelaah  gejala   degradasilahan pertanian  yang  ada  berdasarkan  data  tahun  1990–2010,  (4)  mengevaluasi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang ada ,serta (5) Menyusun strategi dan kebijakan yang tepat sesuai dengan pemanfaatan lahan untuk pertanian berkelanjutan.Metode  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini  meliputi  survei deskriptif,  analisis  data  spasial  dan  temporal  menggunakan  G*  statistics. Rentang  nilai  yang  digunakan  untuk  pengklasifikasian  menggunakan pedoman dari agroecological zone.
Kata kunci: model, pemetaan, spasial, temporal, G* statistics
Penulis: Zed Nahdi, Hendy Hendro HS, Hadi Supriyo, Solekhan
Kode Jurnal: jppertaniandd140190

Artikel Terkait :