Keragaman Genetik dan Korelasi Parameter Warna Beras dan Kandungan Antosianin Total Sebelas Kultivar Padi Beras Hitam Lokal

ABSTRACT: Beras  hitam  mulai  banyak  dikonsumsi  sebagai  pangan  fungsional karena tingginya kandungan antosianin  yang berfungsi sebagai antioksidan. Perbedaan nama beras hitam yang ada diduga disebabkan oleh keragaman warna berasnya, yaitu dari hitam cerah sampai hitam pekat.  Oleh karena itu pengamatan  sifat  morfologi    warna  beras  sangat  diperlukan.  Penelitian  ini bertujuan  untuk mengidentifikasi k eragaman genetik sebelas kultivar padi beras hitam  lokal  Indonesia  berdasarkan  parameter  warna  beras  dan  kandungan antosianin  total  serta  korelasinya.  Pengamatan  parameter  warna  L*,   a*,  b* dilakukan  menggunakan  Chroma  Meter  -  Konica  Minolta  –  Minolta  CM- 2006, dan  standarisasi  dilakukan  dengan  kalibrasi  warna  standar  (putih).    Adapun analisis  kandungan  antosianin  total  dilakukan   berdasarkan  nilai  absorban ekstrak  tepung  beras  pada  panjang  gelombang  535  nm  dengan  alat spektrofotometer.    Data  pengamatan  parameter  warna  maupun  kandungan antosianin  total   dianalisis  untuk  mengetahui  keragaman  genetiknya  yang ditunjukkan  oleh  nilai  Koefisien  Keragaman  Genetik  (KKG)  dan  analisis gerombol  (cluster  analysis)  sehinga  diketahui  kedekatan  hubungan  antar kultivar  lokal  padi  beras  hitam  tersebut.    Hasil  penelitian  menunjukkanbahwa peubah warna b* dan kandungan antosianin total memiliki keragaman genetik yang luas, sedangkan peubah  warna L *dan a *memiliki keragaman genetik  yang  sempit.   Terdapat  3  kelompok  kultivar  padi  beras  hitam  lokal berdasarkan  parameter  warna  L*,  a*, dan  b* dengan kandungan antosianin total,  yaitu  beras  hitam  Cempo  ireng;  kelompok  beras  hitam  Banjarnegara, beras hitam Banjarnegara-Wonosobo, beras hitam Magelang berbulu, beras hitam Magelang tak berbulu, beras hitam NTT dan Pari ireng; dan kelompok kultivar  beras  hitam  Sragen,  beras  hitam  Jlitheng,  beras  hitam  Bantul  dan beras  hitam  Melik.  Keeratan  hubungan  antar  pengamatan  menunjukkan bahwa  terdapat  korelasi  positif   antar  parameter  warna  L*,   a*,  b*,  dan korelasi negatif antara  parameter  warna (L*,  a*, dan  b*  ) dengan kandungan antosianin total
Kata  Kunci:  keragaman  genetik,  parameter  warna,  antosianin  total, beras hitam, dan lokal
Penulis: Kristamtini,  Taryono, Panjisakti Basunanda dan Rudi Hari Murti
Kode Jurnal: jppertaniandd140191

Artikel Terkait :