Hubungan Keberhasilan Penatalaksanaan Atonia Uteri Dengan Perdarahan Pasca Salin Di BPM Wilayah Madiun Selatan
ABSTRACT: Tingginya kasus
kesakitan dan kematian
ibu disebabkan oleh perdarahan pasca
persalinan, eklamsia, sepsis
dan komplikasi keguguran.
Penyebab kematian itu karena perdarahan, termasuk perdarahan pasca
persalinan yaitu atonia uteri. Berdasarkan
hal tersebut maka
kami tawarkan alternatif
tentang Keberhasilan ketepatan Penatalaksanaan Atonia
Uteri dengan Perdarahan
Pasca salin. Dengan
tujuan ingin mengetahui Hubungan
Keberhasilan Penatalaksanaan Atonia
Uteri dengan Perdarahan Pasca salin.
Metode: Metode pelaksanaan dari berbagai alternatif solusi yang kami
tawarkan sebagai upaya menurunkan kejadian
kematian ibu bersalin
di BPM Wilayah
Madiun Selatan tersebut, dengan
harapan dapat memberikan
kontribusi pemberian pelayannan
Asuhan Kebidanan pada Ibu
Bersalin secara aman
dan lancar dalam
upaya preventif penanggulangan kejadian
kematian ibu bersalin
yaitu meliputi : penggalakan
ANC rutin bagi ibu
hamil, pemantauan secara
berkala ibu hamil,
serta menambah keterampilan tenaga kesehatan melalui
pelatihan atonia uteri.
Hasil: Hasil penelitian
menunjukkan bahwa dari
42 bidan menolong
persalinan yang berhasil dalam
penatalaksanaan atoniauteri sebanyak 34 responden (81%) dalam kategori berhasil.
Jumlah total perdarahan pasca salin ≥ 500cc dan uji chi square
diperoleh P= 0,047 yang
artinya ada Hubungan
Keberhasilan Penatalaksanaan Atonia
Uteri dengan Perdarahan Pasca
salin.
Kesimpulan: Kesimpulan ada
Hubungan Keberhasilan Penatalaksanaan Atonia
Uteri dengan Perdarahan Pasca
Salin. Saran untuk
penolong persalinan, bahwa
semua ibu bersalin mempunyai
resiko perdarahan. Diantaranya
karena atonia uteri,
agar penolong selalu siap
dan dapat melakukan
penatalaksanaan atonia uteri
dengan tepat dan
benar sehingga ibu berhasil
ditangani oleh bidan
serta dapat menekan
sedikit mungkin perdarahan pasca
salin. Bagi peneliti
selanjutnya perlu dilakukan
penelitian terhadap variabel lain
yang dapat mempengaruhi perdarahan pasca salin.
Penulis: Suprijati dan Sri
Wuriyani
Kode Jurnal: jpkebidanandd140060