FAKTOR-FAKTOR YANG MENGHAMBAT IBU DALAM PEMBERIAN ASI EKSLUSIF DI WILAYAH PUSKESMAS PEMBANTU BAGI KECAMATAN MADIUN KABUPATEN MADIUN

ABSTRACT: Penelitian  ini  merupakan  adalah  kualitatif  bertujuan  untuk  mengetahui  faktor  apa  saja  yang  paling dominan  yang  menjadi  kendala  ibu  dalam  memberikan  ASI  esklusif.  lokasi  di  Desa  Bagi  Kecamatan Madiun Kabupaten Madiun. Informan adalah para ibu menyusuiyang mempunyai bayi umur 0-12 bulan, yang  tidak  menyusui  bayinya  secara  esklusif  0-6  bulan.  Variabel  penelitian  adalah  faktor  penghambat pemberian  ASI  esklusif.  Tehnik  pengumpulan  data  menggunakan  FGD  (Focus  Group  Discusion). Instrumen  Penelitian  adalah  pedoman  FGD  tentang  faktor  penghambat  informan  dalam  pemberian  ASI esklusif.  Hasil  penelitian  menunjukkan bahwa  semua  menyatakan  faktor  umur,  pendidikan,  pekerjaan tidak  mengganggu  aktifitas  menyusui  bayi,  semua  informan  mengatakan  mulanya  mereka  memberikan ASI  setelah  kelahiran  bayinya  namun  karena  kendala  ASI  tidak  lancar  dan  tidak  mau  repot,  rewel anaknya menangis akhirnya mereka memberikan susu botol. Menurut  informan sebetulnya mereka tahu tentang  pentingnya  memberikan  ASI  dibanding  susu  formula,  namun  mereka  merasa  khawatir  bila bayinya tidak diberi susu botol maka bayinya tidak bisa menjadi gemuk, atau tidak bisa cepat naik berat badannya seperti yang mereka harapkan.
Kesimpulan  penelitian  bahwa  faktor  umur,  pendidikkan,  pekerjaan  bukanlah  faktor  kendala  dalam aktifitas menyusui bayi mereka, namun karena alasan / kendala ASI tidak lancar keluar, tidak mau repot bila  anak  rewel,  dan  yang  paling  dominan  alasan  memberi  susu  botol  karena  merasa  khawatir  bila  bayi tidak diberi susu formula bayi tidak bisa gemuk atau cepat naik berat badannya.
Saran  penelitian  pada  prinsipnya  memeng  banyak  kendala  bagi  ibu  dalam  pelaksanaan  pemberian ASI  esklusif,  namun  hal  tersebut  mungkin  tidak  perlu  terjadi  bila  faktor  kendala  internal  maupun eksternal  dari  buteki  bisa  teratasi  terlebih  dulu,  maka  diharapkan  agar  instansi  kesehahan  dan  bidan praktek swasta untuk tidak bosan memberi KIE tentang manajemen laktasi yang baik dan diperbanyaknya buku pedoman manajemen laktasi bagi  ibu meneteki pada khususnya dan masyarakat pada umumnya.
Kata kunci:   Faktor penghambat,  ASI
Penulis: Suprijati
Kode Jurnal: jpkebidanandd140059

Artikel Terkait :