FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELENGKAPAN IMUNISASI DASAR PADA BAYI USIA 9 - 11 BULAN DI DESA SUMBEREJO KECAMATAN MRANGGEN DEMAK
Abstract: Imunisasi telah
terbukti sebagai salah satu upaya kesehatan masyarakat yang sangat penting.
Berdasarkan penelitian awal yang dilakukan di Desa Sumberejo, didapatkan data
cakupan imunisasi selama tahun 2011 adalah BCG sebesar 14%, DPT I sebesar 7%,
DPT II sebesar 6%, DPT III sebesar 11%, Polio I sebesar 12%, Polio II sebesar
8%, Polio III 8%, Polio IV sebesar 12%, Campak sebesar 9%, dan Hepatitis B
sebesar 13%. Berdasarkan cakupan imunisasi tersebut maka dapat dinyatakan bahwa
cakupan imunsasi balita di Desa Sumberejo tergolong rendah. Faktor-faktor yang
berhubungan dengan kelengkapan imunisasi dasar meliputi beberapa hal seperti
pengetahuan, motif, pengalaman, pekerjaan, dukungan keluarga, fasilitas
posyandu, lingkungan, sikap, tenaga kesehatan, penghasilan dan pendidikan.
Tujuan : Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kelengkapan
imunisasi dasar pada bayi usia 9 - 11 bulan di Desa Sumberejo Kecamatan
Mranggen Demak. Metode : Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan
pendekatan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu
yang mempunyai anak usia 9 - 11 bulan di Desa Sumberejo Kecamatan Mranggen
Demak dengan jumlah 42 orang. Teknik samplingnya adalah total populasi. Hasil :
Dari hasil penelitian yang dianalisis menggunakan chi-square diketahui bahwa
tidak ada hubungan yang antara faktor pendidikan ibu dengan kelengkapan
imunisasi pada anaknya (p=0,714), tidak ada hubungan yang antara faktor
pendapatan dengan kelengkapan imunisasi pada anaknya (p=1,000), ada hubungan
yang bermakna antara faktor pengetahuan dengan kelengkapan imunisasi pada
anaknya, (p=0,000) dan ada hubungan yang bermakna antara faktor sikap dengan
kelengkapan imunisasi pada anaknya di Desa Sumberejo Kecamatan Mranggen Demak (p=0,000).
Simpulan : Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan antara pendidikan
dan pendapatan dengan kelengkapan imunisasi pada anak, ada hubungan yang
bermakna antara pengetahuan dan sikap dengan kelengkapan imunisasi pada anak.
Tenaga kesehatan diharapkan dapat melakukan promosi kesehatan dengan gencar
seperti melakukan penyuluhan secara berkala terhadap masyarakat khususnya
berkaitan dengan perlunya imunisasi dasar lengkap terhadap bayi. Tenaga
kesehatan ini dapat bekerja sama dengan pihak kelurahan setempat dalam
memberikan penyuluhan terhadap warga.
Penulis: Nur Azizah,
Mifbakhuddin, Lia Mulyanti
Kode Jurnal: jpkebidanandd140061