HUBUNGAN KADAR LDL DAN HDL SERUM IBU HAMIL ATERM DENGAN BERAT LAHIR BAYI

Abstrak: Ada anyak penelitian yang membuktikan transfer kolesterol dari ibu ke janin melalui lapisan trofoblas yang membawa partikel LDL (Low Density Lipoprotein) dan HDL (High Density Lipoprotein). Pengambilan dan pemanfaatan LDL oleh plasenta merupakan mekanisme alternatif oleh janin untuk memperoleh asam lemak dan asam amino esensial. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kadar LDL dan HDL serum ibu hamil aterm dengan berat lahir bayi. Penelitian ini merupakan studi observasional dengan rancangan cross sectional. Dilakukan pemeriksaan kadar LDL dan HDL serum terhadap 31 sampel ibu hamil aterm yang dipilih secara consecutive sampling, kemudiaan saat bayi dari sampel lahir dilakukan penimbangan berat lahir bayi dalam 1 jam setelah lahir dengan keadaan tanpa pakaian. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson dilanjutkan dengan uji regresi linier sederhana, nilai p<0.05 dianggap bermakna secara statistik. Rerata kadar LDL serum ibu hamil aterm 138,52±37,86 mg/dl dengan 7 sampel (22,60%) kadar LDL <101 mg/dl. Rerata kadar HDL serum ibu hamil aterm 53,32±17,39 mg/dl dengan 13 sampel (41,90%) kadar HDL <48 mg/dl. Rerata berat lahir bayi 3150,00±489,89 gram dengan 2 sampel (6,50%) memiliki bayi dengan berat<2500 gram. Terdapat hubungan positif antara kadar LDL serum ibu hamil aterm dengan berat lahir bayi, kekuatan hubungan lemah (r=0,258), secara statistik tidak bermakna (p=0,161). Terdapat hubungan positif antara kadar HDL serum ibu hamil aterm, kekuatan hubungan sangat lemah (r=0,035), secara statistik tidak bermakna (p=0,850). Kesimpulan penelitian tidak terdapat hubungan kadar LDL dan HDL serum ibu hamil dengan berat lahir bayi.
Kata kunci: kadar LDL serum, kadar HDL serum, ibu hamil aterm, berat lahir bayi
Penulis: Oktalia Sabrida, Hariadi, Eny Yantri
Kode Jurnal: jpkedokterandd140074

Artikel Terkait :