KANALOPLASTI PADA ATRESIA LIANG TELINGA PASCA TRAUMA
Abstrak: Pendahuluan: Atresia
liang telinga didapat adalah suatu kelainan yang jarang terjadi dengan
karakteristik pembentukan jaringan fibrosis pada liang telinga. Trauma pada
liang telinga pada cedera kepala dapat menyebabkan atresia liang telinga pasca
trauma dan menyebabkan tuli konduktif serta terbentuknya kolesteatom di daerah
cul de sac sehingga diperlukan tatalaksana dengan pembedahan. Ada beberapa
pendekatan teknik pembedahan kanoplasti yaitu dengan pendekatan transkanal,
endaural dan postaurikula. Metode: Satu kasus atresia liang telinga didapat
pasca trauma yang ditatalaksana dengan kanaloplasti transkanal dan bagian
tulang yang terpapar ditutupi dengan flap kulit liang telinga. Hasil :
Penyembuhan pasca operasi sangat memuaskan, liang telinga lapang dengan
perbaikan fungsi pendengaran. Diskusi : Atresia liang telinga didapat salah
satunya dapat disebakan oleh trauma dan dapat menimbulkan penurunan
pendengaran. Pembedahan pada atresia liang telinga membutuhkan teknik yang
khusus karena rekurensi dapat terjadi. Pembedahan dengan pendekatan transkanal
sudah dapat memberikan akses yang adekuat. Bagian tulang liang telinga yang
terpapar dapat ditutupi dengan flap ataupun graft kulit dengan vaskularisasi
yang adekuat serta diperlukannya pembersihan liang telinga pasca operasi secara
cermat dan teratur untuk mencegah rekurensi.
Penulis: Jacky Munilson, Yan
Edward, Surya Azani
Kode Jurnal: jpkedokterandd140073