HUBUNGAN ANTARA PENGGUNAAN KONTRASEPSI HORMONAL SUNTIK DMPA DENGAN PENINGKATAN BERAT BADAN DI PUSKESMAS LAPAI KOTA PADANG
Abstrak: Kontrasepsi hormonal
suntik Depo-Medroxyprogesterone Acetate (DMPA) merupakan salah satu metode
kontrasepsi yang banyak digunakan. Kontrasepsi ini memiliki efektivitas yang
baik, tetapi memiliki beberapa efek samping. Efek samping tersebut adalah
gangguan haid berupa amenorea, bercak perdarahan dan perdarahan di luar siklus
haid. Selain itu terdapat adanya peningkatan berat badan pada penggunaan
kontrasepsi DMPA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara
penggunaan kontrasepsi hormonal suntik DMPA dengan peningkatan berat badan.
Penelitian dilakukan di Puskesmas Lapai Kota Padang, pada bulan Mei sampai
Desember 2013. Jenis penelitian adalah analitik observasional dengan rancangan
cross sectional. Sampel adalah akseptor yang telah menggunakan kontrasepsi DMPA
minimal delapan kali, dengan jumlah 40 akseptor. Analisis data dilakukan secara
bivariat dengan menggunakan uji T. Hasil penelitian menunjukkan 23 akseptor
(57.50%) mengalami peningkatan berat badan. Sebagian besar rata-rata
peningkatan berat badan dalam satu tahun adalah >0 – 1 kg (47.8% akseptor).
Rata-rata berat badan sebelum dan setelah penggunaan kontrasepsi DMPA adalah
54.4 kg dan 58.1 kg. Terdapat hubungan yang bermakna antara penggunaan
kontrasepsi hormonal suntik DMPA dengan peningkatan berat badan (p=0.000 <
0.05).
Penulis: Dhania Pratiwi,
Syahredi, Erkadius
Kode Jurnal: jpkedokterandd140087