HUBUNGAN ANTARA OBESITAS DENGAN SIKLUS MENSTRUASI PADA SISWA SMAN 2 BANDAR LAMPUNG

Abstrak: Salah satu  ciri  khas  kedewasaan  seorang  perempuan  adalah  menstruasi.  Namun,  variasi  dari  siklus menstruasi  dan  gangguan  menstruasi  sering  terjadi.  Siklus  menstruasi  yang  tidak  teratur  ini  berimplikasi terhadap kesehatan wanita. Ada banyak hal yang mempengaruhi  siklus menstruasi, diantaranya status gizi. Wanita yang obesitas akan lebih mudah mengalami gangguan siklus mentruasi akibat pengaruh  Adypocyte-derived  hormone  Leptin    yang  berasal  dari  lemak  tubuh.  Jenis  penelitian  ini  berupa  analitik  dengan pendekatan belah lintang yang bertujuan untuk untuk hubungan obesitas dengan siklus menstruasi. Jumlah sampel  dalam  penelitian  ini  berjumlah  107  orang  dengan  tekhnik  pengambilan  sampling  dengan  metode simple  random  sampling.  Data  mengenai  siklus  menstruasi  didapatkan  dari  wawancara  sedangkan  indeks massa  tubuh  didapatkan  dari  pengukuran  langsung.  Dari  hasil  penelitian  didapatkan  bahwa  rerata  berat badan  sampel  adalah  sebesar  57,42  kg  dengan  rerata  tinggi  badan  sampel  adalah  sebesar  158,40  cm sedangkan  rerata  indeks  massa  tubuh  sampel  adalah  sebesar  22,40.  Hasil  uji  Fischer  didapatkan  hubungan bermakna antara obesitas dengan siklus menstruasi pada siswi SMA N 2 Bandar Lampung dengan p= 0,032 (p<0,05).
Kata kunci: Leptin, obesitas, status gizi, siklus menstuasi
Penulis: Intan Rehana, Khairunnisa Berawi, Susianti, Muhartono
Kode Jurnal: jpkedokterandd150153

Artikel Terkait :