Formulasi Granul Effervescent Sari Kering Lidah Buaya (Aloe vera L.) Sebagai Makanan Tambahan

Abstrak: Lidah buaya (Aloe vera L.) memiliki kandungan nutrisi yang tinggi, tetapi rasanya pahit  sehingga  jarang  dikonsumsi  langsung.  Rasa  pahit  ini  diatasi  dengan  cara dibuat  sediaan.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk  membuat  sediaan  granul effervescent  sari  kering  lidah  buaya  sebagai  makanan  tambahan.  Tahapan penelitian meliputi pembuatan sari kering, penapisan fitokimia, formulasi sediaan granul effervescent, uji kualitas, dan uji kesukaan granul  effervescent. Hasil  freeze drying  berupa  sari  kering  sebesar  7,57%.  Penapisan  fitokimia  menunjukkan adanya  kuinon,  flavonoid,  dan  saponin.  Granul  effervescent  diformulasikan dengan  konsentrasi  sari  kering  20%  (F1),  25%  (F2),  dan  30%  (F3).  Hasil  uji kualitas  granul  menunjukkan  bahwa  granul  effervescent  yang  dibuat  memenuhi persyaratan  yang  baik  dengan  kadar  air  sebesar  0,20-0,21%,  kerapatan  curah 0,5341-0,5384 g/mL, kerapatan mampat 0,6154-0,6178 g/mL dengan indeks Carr 13,29±0,025%, kecepatan alir 9,61-9,71 g/s, sudut istirahat 27,15-27,79o, pH 5,82-5,8, serta F1sebagai formula yang paling disukai.
Kata kunci: Lidah buaya, sari kering, granul effervescent, makanan tambahan
Penulis: Muthmaina Wijayati, Nyi Mekar Saptarini, Irma Erika Herawati
Kode Jurnal: jpfarmasidd140017

Artikel Terkait :