Kualitas Penggunaan Antibiotik pada Pasien Bedah Digestif di Salah Satu Rumah Sakit di Bandung
Abstrak: Penggunaan antibiotik
secara rasional merupakan pemberian resep yang sesuai indikasi, dosis yang tepat,
lama pemberian obat yang tepat, interval pemberian obat yang tepat, aman, dan
terjangkau oleh penderita. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui
kualitas penggunaan antibiotik pada pasien bedah digestif di salah satu rumah
sakit di Bandung pada bulan Juli–Desember 2013. Penelitian ini merupakan
penelitian deskriptif dengan studi retrospektif dari catatan medis pasien
dengan cara simple random sampling. Kualitas penggunaan antibiotik dianalisis
dengan menggunakan metode Gyssens. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 208
catatan medis diperoleh hasil penggunaan antibiotik rasional (kategori 0;
2,9%,) dan sebanyak 97,1% termasuk pada kategori I–V atau tidak rasional dengan
rincian karena dosis tidak tepat (IIA; 1,5%), interval pemberian tidak tepat
(IIB; 0,3%), pemberian terlalu lama (IIIA; 2%), pemberian terlalu singkat (IIIB;
0,3%), terdapat antibiotik yang lebih efektif (IVA; 57,8%), dan penggunaan
antibiotik tanpa indikasi (V; 35,2%). Berdasarkan hasil tersebut, mayoritas
ketidakrasional dalam penggunaan antibiotik disebabkan terdapat antibiotik lain
yang lebih efektif untuk pasien bedah digestif pada salah satu rumah sakit di
Bandung.
Penulis: Sri A. Sumiwi
Kode Jurnal: jpfarmasidd140016