Ekstrak Rosela Menurunkan Perlemakan dan Ekspresi ADMA Hepar akibat Diet Aterogenik pada Tikus

ABSTRAK: Rosela memiliki anthocyanin sebagai antioksidan polifenol yang berpotensi mencegah progresivitas penyakit akibat stres oksidasi. Diet aterogenik dan stres oksidasi memicu serangan radikal bebas pada komponen lemak dan protein sehingga terjadi  perlemakan  hepar  dan  peningkatan  ekspresi  ADMA  (Asymmetric  dimethylarginine).  Penelitian  ini  bertujuan mengetahui  pengaruh  pemberian  ekstrak  rosela  strain  Hibiscus  sabdariffa  terhadap  perlemakan  hepar  dan  ekspresi ADMA hepar pada tikus Rattus norvegicus yang diberi diet aterogenik. Studi eksperimental menggunakan post test only control group pada Rattus norvegicus strain Wistar jantan yang dibagi dalam empat kelompok, yaitu kelompok kontrol positif  (diet  aterogenik),  kelompok1  (ekstrak  rosela  150mg/kgBB/hari  +  diet  aterogenik),  kelompok  2  (ekstrak  rosela 300mg/kgBB/hari + diet aterogenik), dan kelompok kontrol negatif (tanpa pemberian diet aterogenik dan ekstrak rosela). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak rosela mampu menurunkan perlemakan hepar yang berdasar pemeriksaan histopatologi  berupa  jumlah  sel  yang  mengalami  perlemakan  lebih  sedikit  (p=0,000).  Ekspresi  ADMA  dari  gambaran imunohistokimia menunjukkan ekspresi yang lebih sedikit pada kelompok dengan diberi ekstrak rosela (p=0,000). Dapat disimpulkan pemberian ekstrak rosela menghambat perlemakan hepar akibat diet aterogenik dan ekspresi ADMA akibat diet aterogenik pada tikus, dengan dosis optimum rosela 300 mg/kgBB/hari.
Kata Kunci: Diet aterogenik, ekspresi ADMA hepar, perlemakan hepar, rosella
Penulis: 1 2 3Zuhrotun Ulya, M Rasjad Indra, Supranowo
Kode Jurnal: jpkedokterandd140425

Artikel Terkait :