Aktivitas Antimikrob Fraksi Ekstrak Etanol Buah Pinang (Areca catechu L) pada Bakteri Methicillin Resistant Staphylococcus aureus

Abstract: Infeksi merupakan penyakit penyebab kematian di Indonesia. Salah satu penyebab perkembangan penyakit infeksi di Indonesia adalah resistensi bakteri terhadap antibiotik standar. Methicillin resistant Staphylococcus aureus (MRSA) merupakan penyebab utama infeksi nosokomial dan komunitas.Telah dilakukan uji aktivitas antimikrob fraksi dari ekstrak etanol buah pinang (Areca catechu L) pada bakteri MRSA. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Mikrobiologi Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi, Laboratorium Farmakologi Institut Teknologi Bandung, dan Laboratorium Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan Bandung pada Mei–Juni 2011. Aktivitas antimikrobekstrak dan fraksi diuji menggunakan metode broth microdilution, bioautografi, dan scanning electron microscope (SEM). Hasil pengujian menunjukkan bahwa fraksi yang paling efektif ialah fraksi air dengan minimum inhibitory concentration (MIC) 256 µg/mL. Hasil bioautografi menunjukkan bercak kromatogram kromatografi lapis tipis (KLT) yang memberikan hambatan terhadap bakteri uji adalah bercak dengan Rf 0,6. Bercak ini diduga merupakan senyawa fenolat karena memberikan hasil positif dengan penyemprotan FeCl3. Hasil SEM menunjukkan bakteri uji yang telah dipapar dengan tanaman uji diduga mengalami kerusakan pada membran atau bagian yang lebih dalam, sehingga sel bakteri menciut dan bergelembung hingga rusak.Simpulan, ekstrak etanol buah pinang dapat menghambat pertumbuhan bakteri MRSA.
Kata kunci: Aktivitas antimikrob, Areca catechu, microdilution, MRSA, SEM
Penulis: Perdina Nursidika, Opstaria Saptarini, Nurul Rafiqua
Kode Jurnal: jpkedokterandd140364

Artikel Terkait :