UJI KINERJA ALAT PENGERING HYBRID TIPE RAK PADA PENGERINGAN CHIP PISANG KEPOK

ABSTRAK: Propinsi  Lampung  merupakan  salah  satu  daerah  sentra  produksi  pisang  di  Indonesia,  salah  satunya pisang  kepok. Pisang  tidak  mempunyai  umur  simpan  yang  lama,  karena  itu  dibutuhkan  alternatif pengolahan  untuk  memperpanjang  umur  simpan  sehingga  dapat  memberikan  nilai  tambah  buah  pisang.  Pengeringan  dengan  sistem  hybrid  merupakan  pilihan  alternatif.    Tujuan  dari  penelitian  ini  adalah menguji  kinerja  alat  pengering  hybrid  tipe  rak  untuk  pengeringan  chip  pisang  kepok.    Penelitian  ini dilakukan  dengan  tiga  perlakuan  yaitu  pengeringan  menggunakan  energi  matahari,  pengeringan menggunakan  energi  listrik  dan  pengeringan  menggunakan  energi  matahari  dan  listrik,  dengan menggunakan  5  kg  chip  pisang  kepok  tiap  perlakuan. Dari  penelitian  ini  ketiga  perlakuan  menunjukkan hasil yang berbeda-beda.  Untuk mengeringkan chip pisang kepok hingga mencapai kadar air 10% - 12% pada  pengeringan  dengan  menggunakan  energi  matahari  membutuhkan  waktu  9  jam,  pengeringan dengan  menggunakan  energi  listrik  11  jam,  dan  pengeringan  menggunakan  energi  matahari  dan  listrik selama 8 jam.  Energi yang dihasilkan pada pengeringan menggunakan energi matahari sebesar 55859,52 kJ,  pengeringan  menggunakan  energi  listrik  sebesar  27680,4  kJ  dan  pengeringan  menggunakan  energi matahari dan listrik yaitu 64417,17 kJ.
Kata Kunci: Chip pisang kepok, pengeringan, alat pengering hybrid
Penulis: Ika Novita Sari, Warji dan Dwi Dian Novita
Kode Jurnal: jppertaniandd140033

Artikel Terkait :