TRADISI PANGUANGAN DI DESA ULIAN, KINTAMANI, BANGLI, BALI, SEBAGAI SUMBER BELAJAR SEJARAH DI SMA N 1 KINTAMANI
Abstract: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui (1) latar belakang keberadaan Tradisi Panguangan di
Desa Ulian, Kintamani, Bangli, Bali; (2) Bentuk/wujud dari Tradisi Panguangan,
dan (3) Aspek-aspek dari Tradisi Panguangan yang dapat dijadikan sebagai Sumber
Belajar Sejarah di SMA N 1 Kintamani. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kualitatif yaitu: (1) penentuan lokasi penelitian, (2) penentuan informan, (3)
pengumpulan data (observasi, wawancara, pencatatan dukumen), (4) penjaminan
keaslian data (triangulasi data dan triangulasi metode), dan (5) analisis data.
Hasil penelitian menunjukan Tradisi Panguangan merupakan uapcara yadnya yang
didasari oleh rasa bakti umat Hindu di Ulian untuk memohon anugrah kehadapan
Ida Sang Hyang Widhi. Pelaksanaan upacara ini pada dasarnya dilatarbelakangi
oleh rasa bakti dan cinta kasih masyarakat Desa Ulian kepada leluhurnya yang
telah meninggalkan bermacam-macam kebudayaan terutama pelestarian lingkungan
hidup serta menjaga keharmonisan kehidupan manusia melalui upacara yadnya.
Bentuk/wujud tradisi panguangan yaitu : (1) Gagasan Tradisi Panguangan
merupakan tradisi yang digagas dengan tujuan untuk meletarikan lingkungan. (2)
aktivitas Tradisi Panguangan berkaitan dengan bentuk aktivitas Tradisi
Panguangan, masyarakat Desa Ulian melaksanakan aktivitas-aktivitas untuk mewujudkan
tradisi ini berjalan secara optimal. (3) Atefak Tradisi Panguangan Artefak
adalah wujud kebudayaan fisik yang berupa hasil dari aktivitas, perbuatan, dan
karya semua manusia. Aspek-aspek yang bisa dijadikan sumber belajar dalam
Tradisi Panguangan adalah bentuk fisik bangunan, sejarah, gotong royong dan
kebersamaan, dan religius.
Penulis: I Komang Dedi Indra
Asmara p ., Drs. I Gusti Made Aryana,M.Hum ., Drs. I Wayan Mudana,M.Si
Kode Jurnal: jpsejarah&umumdd140139