IDENTIFIKASI POTENSI PRANGKO SERI KESEJARAHAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR SEJARAH DI SMA
Abstract: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui (1) Jenis-jenis prangko seri kesejarahan yang
memiliki potensi sebagai sumber belajar sejarah di SMA, (2) Peristiwa yang
terkandung di dalam prangko seri kesejarahan yang memiliki potensi sebagai
sumber belajar sejarah di SMA. Penelitian ini merupakan jenis penelitan
deskriptif kualitatif. Tahap-tahap yang dilakukan dalam penelitian deskriptif
kualitatif ialah menggunakan pendekatan sosial yaitu: (1) Penentuan Rancangan
Penelitian, (2) Penentuan Lokasi Penelitian, (3) Penentuan Informan, (4)
Pengumpulan Data (observasi, wawancara, studi dokumen) dan (5) Validitas Data
yang terdiri dari triangulasi data dan triangulasi metode, (6) Analisis data.
Hasil penelitian ini adalah (1) Jenis-jenis prangko seri kesejarahan yang
memiliki potensi sebagai sumber belajar sejarah di SMA pada dasarnya adalah
semua prangko yang diterbitkan oleh suatu negara untuk memperingati suatu
peristiwa kenegaraan. Prangko-prangko yang bertemakan seri kesejarahan yang
terkait dengan Kurikulum, Silabus diantaranya adalah prangko seri 100 tahun
paleontologi di Indonesia, seri candi, seri revolusi, seri pahlawan nasional,
seri Soekarno, seri Suharto, seri B.J. Habibie sampai dengan prangko seri
reformasi serta seri kesejarahan lain yang memiliki potensi Sebagai sumber
belajar sejarah di SMA. (2) Prangko yang bertemakan sejarah dalam setiap seri
penerbitannya memiliki gambar yang menceritakan Peristiwa, tokoh, ruang dan
waktu. Adapun beberapa contoh peristiwa yang terkandung dalam prangko yang bisa
dijadikan sumber belajar sejarah sebagai berikut. Pertama, prangko yang
bergambarkan atau bertema revolusi Pertempuran Surabaya yang terbit pada
tanggal tahun 1964 yang menggambarkan peristiwa perjalanan Bangsa Indonesia
dalam melawan kolonialisme. Kedua, prangko yang bergambarkan pembacaan teks
proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia yang terbit pada 17 Agustus 1955 yang
menggambarkan peristiwa-peristiwa penting atau detik-detik menjelang proklamasi
Kemerdekaan Republik Indonesia. Ketiga, prangko yang menggambarkan reformasi
1998 yang terbit pada tanggal 28 Oktober 1998 tentang peristiwa lengsernya
Presiden Soeharto yang telah berkuasa selama 32 tahun.
Penulis: G.B. Surya Utama .,
Dra. Luh Putu Sendratari,M.Hum ., Dra. Tuty Maryati,M.Pd
Kode Jurnal: jpsejarah&umumdd140138