SEBARAN DAN RESPON KETAHANAN LIMA KULTIVAR BENGKUANG (Pachyrhizus erosus (L.) Urban) TERHADAP PENYAKIT MOSAIK

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran penyakit mosaic bengkuang di lapang (Bogor, Jawa Barat dan Prembun, Jawa Tengah) dan mempelajari respon lima kultivar bengkuang terhadap penyakit mosaik. Kultivar yang digunakan Wulung, Porselen, Kapas, Hideung dan Paris. Tanaman diinokulasi vector Aphis craccivora yang mengandung virus pada umur 14 hari setelah tanam. Parameter yang diamati adalah waktu inkubasi, akumulasi virus, kejadian dan keparahan penyakit. Hasil survei menunjukkan bahwa penyakit mosaic ditemukan di semua lokasi dengan intensitas 14.2-100%. Deteksi RT-PCR dengan primer universal untuk  Potyvirus menunjukkan DNA fragment berukuran 1.7 kb yang mendukung identitas virus sebagai salah satu anggota  Potyvirus. Berdasarkan pengamatan waktu inkubasi, keparahan penyakit dan akumulasi virus menunjukkan bahwa kultivar Wulung asal Jawa Tengah toleran, sedangkan kultivar lain rentan terhadap penyakit mosaik  
Kata kunci: Bengkuang, Penyakit mosaik, Potyvirus, Ketahanan
Penulis: Tri Asmira Damayanti
Kode Jurnal: jppertaniandd100137

Artikel Terkait :