Identifikasi Koleksi Museum Puri Lukisan di Kelurahan Ubud, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali (Kajian Sejarah, Struktur, dan Fungsinya Sebagai Sumber Belajar Sejarah Kebudayaan di SMA Kelas XI Bahasa)
Abstract: Penelitian ini
bertujuan untuk (1) mengetahui latar belakang berdirinya Museum Puri Lukisan
(2) mengetahui tata ruang dan koleksi-koleksi yang terdapat di Museum Puri
Lukisan (3) mengetahui koleksi-koleksi yang terdapat dalam Museum Puri Lukisan
yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar sejarah kebudayaan. Dalam
penelitian ini, data dikumpulkan dengan menggunakan metode kualitatif dengan
tahap-tahap ; (1) teknik penentuan lokasi penelitian, (2) teknik penentuan
informan, (3) teknik pengumpulan data (observasi, wawancara, studi pustaka),
(4) teknik validitas data (triangulasi data), dan (5) teknik analisis data.
Hasil penelitian menunjukan bahwa, (1) Pendirian Museum Puri Lukisan
diprakarsai oleh Tjokorda Gde Agung Sukawati yang didukung oleh Rudolf Bonnet
dan seniman-seniman Pita Maha yang bertujuan untuk menyelamatkan warisan hasil
budaya leluhur agar tidak hilang dibawa ke luar negeri oleh wisatawan asing.
(2) Tata ruang Museum Puri Lukisan mengikuti struktur tata rumah adat di Bali
yakni konsep Asta Kosala-kosali dimana koleksi museum ditempatkan di empat
ruangan yakni gedung utara, gedung barat, gedung timur dan gedung selatan
berdasarkan urutan waktu koleksi tersebut dibuat. (3) Koleksi-koleksi di Museum
Puri Lukisan dapat dirasakan manfaatnya sebagai sumber belajar sejarah
kebudayaan di kelas XI Bahasa yang dimaksudkan agar siswa dapat melihat
relevansi antara pembelajaran yang diberikan di sekolah dengan yang ada di
lingkungan sehingga bermanfaat bagi pemahaman dan hasil belajar siswa. Selain
itu, manfaat lainnya adalah siswa dapat menumbuhkan rasa cinta akan budaya
sendiri dan turut serta untuk melestarikannya.
Penulis: I Wayan Agus Suatmika
., Drs. I Wayan Mudana,M.Si. ., Ketut Sedana Arta, S.Pd
Kode Jurnal: jpsejarah&umumdd140141