DAMPAK PENATAAN BARIS TANAM DAN DEFOLIASI DAUN JAGUNG TERHADAP HASIL JAGUNG (VARIETAS TAMBIN), PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG TANAH (VARIETAS JERAFAH) DALAM SISTEM TUMPANGSARI
ABSTRAK: Suatu percobaan untuk
mengetahui pengaruh baris tanam dan defoliasi daun jagung terhadap hasil tanaman
jagung, pertumbuhan dan hasil tanaman kacang tanah telah dilakukan di Desa Socah,
Bangkalan. Suatu rancangan 2x4 faktorial dengan tiga ulangan dirancang dalam
rancangan petak terbagi. Faktor pertama ialah rancangan baris tanam tanaman
jagung, terdiri baris tanam tunggal dan ganda. Faktor kedua ialah defoliasi
daun jagung, terdiri, tanpa (kontrol), 30%, 40% dan 50%. Hasil percobaan
menunjukkan bahwa defoliasi daun jagung (dibanding tanpa defoliasi) sebesar 40%
dan 50% mereduksi secara nyata berat kering tanaman sebesar 39,4-38,7%, berat 100
biji jagung 6,8-15,1%. Dalam interaksinya, berat kering tongkol upas jagung
(dalam baris ganda) tereduksi secara nyata dibanding baris tunggal, semakin
besar daun jagung didefoliasi semakin nyata mengurangi berat kering tongkol upas
tersebut. Defoliasi daun jagung berpengaruh
juga terhadap pertumbuhan, hasil dan komponen hasil kacang tanah. Sedang perubahan
baris tanaman tunggal ke ganda mempengaruhi luas daun, hasil dan komponen hasil
kecuali berat 100 biji. Dibanding baris tunggal
jagung, adanya baris ganda menambah secara nyata luas daun, berat kering
polong, jumlah polong, jumlah biji dan berat kering biji/tanaman. Defoliasi
daun jagung cenderung secara nyata menambah jumlah cabang, berat kering
tanaman, jumlah daun, berat kering polong, jumlah polong, jumlah biji dan berat
kering biji/tanaman. Ditinjau dari aspek hasil jagung dan kacang tanah,
defoliasi 40% dapat ditoleransi untuk memperoleh hasil optimal, terutama dalam sistem
baris tunggal.
Penulis: Amin Zuchri
Kode Jurnal: jppertaniandd100131