ANALISIS BIOFISIK KAWASAN JEMBATAN NASIONAL SURAMADU SISI MADURA BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DAN PENGINDERAAN JAUH UNTUK PERTANIAN

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk identifikasi biofisik, perkembangan data spasial berbasis kondisi biofisik dan peta potensi biofisik di daerah sekitar Jembatan Suramadu. Penelitian ini berlokasi di Bangkalan tepatnya di daerah sekitar jembatan suramadu seluas kurang lebih 600 Ha menggunakan Sistem Informasi Geografi dan aplikasi  remote sensing.  Hasil evaluasi kesesuaian lahan untuk pertanian menunjukkan bahwa tidak ada daerah studi yang memiliki kesesuaian tinggi untuk menjadi lahan pertanian. Daerah yang cukup cocok untuk pertanian adalah Burneh, Masaran, Petapan dan Markopek Desa. Sementara itu, desa lain seperti Sendang Daya, Pangpong dan Sukolilo Barat tidak cocok untuk pertanian. 
Kata kunci: Biofisik, jembatan Suramadu, Sistem Informasi Geografi, Remote sensing, Pertanian
Penulis: Eko Murniyanto, Zainul Hidayah dan Wahyu Andy Nugraha
Kode Jurnal: jppertaniandd100130

Artikel Terkait :