ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PADA PROSES PENGERINGAN TEH HITAM DENGAN METODE SIX SIGMA: STUDI KASUS DI PTPN XII (PERSERO) WONOSARI, LAWANG
ABSTRAK: Proses pengeringan
merupakan salah satu CCP (Critical Control Point) dalam proses produksi teh
hitam. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui nilai sigma pada proses
pengeringan teh hitam dan faktor penyebab penyimpangannya serta memberikan
usulan mengenai perbaikan yang
diprioritaskan untuk mengurangi
defect pada proses
pengeringan diPT. Perkebunan Nusantara XII (Persero) Wonosari,
Lawang. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan metode six sigma (define,
measuredan analyze) dan FMEA (Failure Modesand Effect Analysis). Hasil penelitian
ini menunjukkan bahwa proses pengeringan serbuk teh hitam memilki tingkat six sigma
kapabilitas jangka pendek sebesar 2.28 dan kapabilitas jangka panjang sebesar
2.41. Faktor penyebab penyimpangan adalah metode, mesin dan lingkungan.
Prioritas usulan perbaikan dilakukan pada mode kegagalan yang bernilai RPN
sebesar 252 yaitu pada perawatan mesin dengan penyebab kegagalan dikarenakan
perawatan mesin yang kurang baik seperti pengecekan mesin yang jarang dilakukan.
Penulis: M. Januar, Retno
Astuti, Dhita Morita Ikasari
Kode Jurnal: jppertaniandd140050