ANALISIS METODE MONTECARLO PADA KONSEP NILAI HASIL UNTUK MONITORING PROYEK
ABSTRAK: Pada penelitian
ini kasus pembangunan
Gedung Laboratorium Terpadu BALITTAS Malang dianggap perlu
dilakukan suatu penelitian tentang monitoring suatu proyek dengan
Konsep Nilai Hasil (Earned
Value) dan Monte
Carlo untuk mencari indikator lebih dalam menganalisis
pembangunan gedung tersebut sehingga mendapat perkiraan biaya
dan waktu yang
optimal. Terdapat 3
(tiga) parameter yang
dipakai dalam konsep nilai hasil, yaitu ACWP (Actual Cost Work
Performed), BCWS (Budgeted Cost of Work
Scheduled), BCWP (Budgeted
Cost Work Performed).
Dari ketiga parameter tersebut
dapt menghasilkan berbagai
faktor yang menunjukkan kemajuan dan kinerja pelaksanaan
proyek, seperti: CV, SV, TV, CPI, SPI, ETC, EAC, dan VAC. Nilai-nilai tersebut
dipakai secara mean,
median, maksimum dan
minimum. Tahapan dalam analisis
Konsep Nilai Hasil
adalah analisis Rencana
Anggaran Biaya (RAB), harga
upah dan bahan
bangunan serta biaya
aktual proyek serta
harga upah dan bahan
bangunan minimum dan
maksimum yang didapatkan
dari wawancara dengan kontraktor. Analisis dilakukan dengan
membandingkan perhitungan secara manual dan dengan menggunakan bantuan software
Crystal Ball. Dengan mendapat rentang biaya yang bervariasi
akan mendapatkan analisis
keuntungan dan kerugian
proyek secara beragam sehingga
kontraktor akan lebih aman dalam menghadapi fluktuasi harga upah dan bahan.
Hasil monitoring dengan
Konsep Nilai Hasil
secara konvensional adalah nilainya pada
Gambar perbandingan nilai
BCWP dengan nilai
ACWP mendatar dari minggu
ke-28 sampai minggu
ke-41. Untuk nilai
pengeluaran asli proyek
berlangsung dari minggu ke-1 hingga ke-41. Sedangkan hasil monitoring
dengan Konsep Nilai Hasil menggunakan
metode Monte Carlo
adalah nilai RAB
proyek berada di
bawah nilai EAC mean,
median, maksimum yang
dihasilkan metode Monte
Carlo. Kemudian nilai RAB
proyek selalu berada
di atas nilai
EAC minimum, hal
ini dikarenakan data
upah kerja dan harga
maksimum bangunan yang
didapat dari hasil
wawancara dengan kontraktor
memiliki selisih yang besar dengan harga upah kerja dan bahan bangunan yang ada
di RAB proyek.
Penulis: Rizki Gumelar
Kode Jurnal: jptsipildd150013