PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) DALAM PERHITUNGAN DEBIT LIMPASAN di DAS KAMONING KABUPATEN SAMPANG

ABSTRAK: Kabupaten Sampang yang dilalui sungai Kamoning sepanjang + 30 Km dengan kecamatan kota sebagai  daerah  hilir  yang  seringkali  meluap.  Oleh  karena  itu  Analisa  pengumpulan  data  dan  analisa hidrologi  merupakan  pijakan  awal  yang  sangat  menentukan  efektifitas  dari  langkah perencanaan  dan rekayasa di bidang keairan pada DAS Kamoning. Sistem Informasi Geografis (SIG) merupakan metode yang dapat digunakan dalam melakukan analisa hidrologi dengan berbasis data spasial, khususnya dalam menghitung debit limpasan akibat banjir. Metode yang dipakai dalam menghtiung debit limpasan akibat hujan menggunakan metode Rasional, dengan data awal yang dipergunakan berupa peta tata guna lahan, topografi,  peta  batas  administrasi,  dan data  hidrologi  berupa data  curah hujan  harian.  SIG  digunakan  untuk  menghitung  variabel-variabel  dalam  persamaan  metode  rasional  dengan  analisa  overlay,  dan analisa proximity yang telah tersedia dalam ArcGis 10.1. perhitungan dilakukan dengan dua cara yaitu dengan SIG dan cara manual, dengan maksud untuk mengetahui sejauh mana perbedaan proses dan hasil perhitungan dengan kedua cara tersebut. Pengolahan SIG memperoleh hasil perhitungan berupa luas DAS sebesar + 397,8 Km2, sedangkan dengan cara manual sebesar + 391 Km2. Besar debit rancangan akibat hujan  hasil  pengolahan  SIG  untuk  periode  ulang  2,  5,  dan 10  tahun  berurutan  sebesar  372,913  m3/d, 443,993 m3/d, dan 485,725 m3/d. Sedangkan besar debit rancangan akibat hujan hasil pengolahan dengan cara manual untuk periode ulang 2, 5, dan 10 tahun berurutan sebesar 348,034 M3/d, 413,263 M3/d, dan 452,106 M3/d
Kata kunci: DAS Kamonig, SIG, Debit limpasan, ArcGis 10.1, Metode Rasional
Penulis: Usri Amrullah, Indradi Wijatmiko, M. Ruslin Anwar
Kode Jurnal: jptsipildd150012

Artikel Terkait :