PENGARUH PENAMBAHAN ABU AMPAS TEBU DAN SERBUK GYPSUM TERHADAP KARAKTERISTIK TANAH LEMPUNG EKSPANSIF DI BOJONEGORO
ABSTRAK: Tanah lempung
ekspansif adalah tanah yang memiliki sifat kembang susut yang tinggi apabila terjadi perubahan
yang diakibatkan oleh
air. Maka dilakukan
stabilisasi tanah dengan
menggunakan campuran abu ampas tebu dan serbuk gypsum untuk memperbaiki
jenis tanah ini. Dari hasil penelitian ini digunakan 8% abu ampas tebu dan variasi campuran serbuk gypsum yaitu 4%
serbuk gypsum, 6% serbuk gypsum, dan
8% serbuk gypsum
dari berat kering
tanah. Dari hasil
penelitian didapatkan nilai CBR
maksimum didapatkan pada
kondisi penambahan 8%
abu ampas tebu
dan 6% serbuk
gypsum yaitu 5,120% tak terendam dan 4,737% terendam. Untuk nilai pengembangan didapatkan pada kadar 6%
serbuk gypsum yaitu
0,168%. Selisih antara
tanah campuran dan
tanah asli yaitu
97,28%. Sedangkan untuk nilai
pengembangan bebas didapatkan
pada kondisi 8%
serbuk gypsum yaitu
38,89%.
Penulis: Arie Wahyu Aprilian,
Yulvi Zaika, Arief Rachmansyah
Kode Jurnal: jptsipildd150014