ANALISA OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS UNTUK MEMPERBAIKI SISTEM PERAWATAN MESIN DOP BERBASIS TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (STUDI KASUS: PT XYZ – MALANG)
Abstrak: Penelitian dilakukan
di bengkel link belt PT XYZ. Pada proses pembuatan link belt, proses machining
pada mesin DOP memiliki waktu kerusakan tinggi dan menghasilkan defect. Upaya
pengurangan waktu kerusakan dan defect dapat dilakukan melalui manajemen
perawatan menggunakan konsep TPM. Metode yang digunakan adalah Overall
Equipment Effectiveness, Six Big Losses, Fault Tree Analysis, dan TPM. Tahap
pertama yang dilakukan adalah mengidentifikasi Six Big Losses dan mengukur
nilai OEE mesin DOP. Tahap selanjutnya membuat diagram FTA untuk mengetahui
akar penyebab kerusakan serta probabilitas kegagalannya. Tahap terakhir adalah
memberikan rekomendasi perbaikan berbasis TPM. Hasil perhitungan menunjukkan
bahwa rata-rata nilai OEE mesin DOP adalah 70.37%. Penyebab rendahnya nilai OEE
adalah tingginya waktu setup matris yaitu sebesar 190-200 menit dan adanya
defect yang dihasilkan selama proses permesinan yang menyebabkan matris aus.
Rekomendasi perbaikan yang diusulkan adalah membuat toolbox yang dilengkapi
toolpallet serta memberikan jadwal perawatan mesin DOP, mengganti dan mengasah
matris potong yang tumpul setiap 13 hari.
Kata kunci: total productive
maintenance, overall equipment effectiveness, six big losses, fault tree
analysis
Penulis: Baharuddin Yusuf,
Arif Rahman, Rakhmat Himawan
Kode Jurnal: jptindustridd150030