STUDI PENDAHULUAN OZONASI (KATALITIK DAN NON KATALITIK) LIMBAH CAIR KARBOFURAN
Abstract: Karbofuran adalah
insektisida yang banyak digunakan oleh petani padi di Indonesia. Di perairan
karbofuran berpotensi membentuk organoklorida dengan klor atau turunan klor.
Oleh sebab itu, karbofuran digunakan sebagai objek penelitian untuk disisihkan dalam air dengan
proses ozonasi. Proses ozonasi mampu
menguraikan organik kompleks menjadi sederhana dan meningkatkan sifat biodegradable. Tujuan
penelitian yaitu membandingkan
penyisihan karbofuran dalam air
dengan proses ozonasi non-katalitik dan katalitik menggunakan katalis karbon
aktif. Ragam percobaan yaitu pH (2, 7, dan 9) pada suhu kamar
selama 60 menit. Analisis konsentrasi karbofuran menggunakan kromatografi gas dan konsentrasi
zat organik sebagai Chemical Oxigen
Deman (COD) secara titrasi pada satiap10 menit selama 60 menit. Hasil percobaan
memperlihatkan proses ozonasi katalitik dan non-katalitik terbaik pada kondisi basa (pH 9) dengan penyisihan karbofuran 100 % dan COD
turun dari 134 ppm menjadi 38 ppm untuk ozonasi katalitik, sedangkan pada
ozonasi non-katalitik penyisihan
karbofuran 46,4 % dan COD turun menjadi 70 ppm. Perubahan suhu dan pH selama proses
baik ozonasi katalitik maupun non-katalitik
tidak menunjukkan perubahan yang berarti.
Penulis: Enjarlis, S. Bismo,
Slamet Slamet, Roekmijati
Kode Jurnal: jpkimiadd060033