STUDI KOMPARASI METODE PEMBELAJARAN TGT DAN STAD TERHADAP PRESTASI BELAJAR PADA MATERI LARUTAN ELEKTROLIT DAN NON-ELEKTROLIT DITINJAU DARI SIKAP ILMIAH SISWA KELAS X DI SMA NEGERI 7 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2013/ 2014
ABSTRACT: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan metode pembelajaran kooperatif TGT
dan STAD terhadap prestasi belajar siswa, (2) perbedaan sikap ilmiah terhadap
prestasi belajar siswa, (3) interaksi antara metode pembelajaran TGT dan STAD
dengan sikap ilmiah terhadap prestasi belajar siswa. Subjek penelitian ini adalah
siswa kelas X IPS 3 dan kelas X IPS 4 SMA Negeri 7 Surakarta tahun pelajaran
2013/ 2014 yang diambil dengan teknik cluster random sampling.Analisis data
penelitian ini menggunakan uji Anava Dua Jalan dengan faktor 2x2. Dari hasil
penelitian diperoleh kesimpulan sebagai berikut (1) prestasi belajar aspek
kognitif siswa pada metode pembelajaran TGT lebih baik dari pada mengunakan
metode pembelajaran STAD, hal ini ditunjukkan dari rerata masing–masing 80,62
dan 78,03. Sedangkan pada aspek afektif tidak ada perbedaan terhadap prestasi
belajar siswa, (2) tidak terdapat perbedaan sikap ilmiah terhadap prestasi
belajar kognitif sedangkan pada aspek afektif ada perbedaan hal ini ditunjukkan
rerata masing-masing 92,77 dan 85,147,(3) tidak terdapat interaksi antara
metode pembelajaran TGT dan STAD dengan sikap ilmiah terhadap prestasi belajar
kognitif dan afektif siswa dengan ditunjukkan nilai masing-masing uji anava
Fhitung< Ftabel yaitu 0,9768< 4,00 dan Fhitung< Ftabel yaitu
0,0814< 4,00.
Penulis: Nurzella Dwi
Indrayanti, Sri Retno Dwi Ariani, Haryono Haryono
Kode Jurnal: jpkimiadd140268