STUDI KINETIKA TEKNOLOGI FERMENTASI ETANOL DENGAN PENDEKATAN “MINIMAL RESIDUAL SUBSTRAT”
ABSTRAK: Dari suatu substrat
organik yang paling efektif danefisien, dimana pati yang terkandung dalam bahan
dasar tersebut akan
mengalami proses hidrolisa dengan
putusnya ikatan polimer molekul
pati menjadi monomer-monomernya (glukosa) oleh adanya aktifitas enzim
glukoamilase yang dihasilkan oleh
Aspergillus niger L74yang ditumbuhkan dalam media black koji, kemudian glukosa yang
terbentuk langsung di
degradasi menjadi etanol
oleh sel ragi
saccharomyces cerreviceaae R60 dalam
suatu tahap pada
satu bio reaktor
(fermentor), sehingga dengan demikian tidak terjadi akumulasi
glukosa yang akan menghambat jalannya proses Tahap Sakarafikasi
Fermentasi Bertujuan Untuk
memperoleh efisiensi yang
tinggi, karena setiap glukosa yang dihasilkan pada proses sakarafikasi
langsung dipergunakan oleh selsel
ragi sebagai substrat
untuk pembentukan etanol. Dari
segi kinetika fermentasi
proses SFS sangat menguntungkan,
karena dapat menghindari akumulasi glukosa dalam medium yang dapat menyebabkan
terhambatnya kerja (aktivitas) enzim disebabkan tingginya tekanan osmosa larutan.
Penulis: Rosdiana Muin
Kode Jurnal: jpkimiadd080035