PENGARUH SUHU DAN WAKTU INKUBASI PADA PEMBUATAN VCO DENGAN METODA ENZIMATIS DAN PENGASAMAN
ABSTRAK: VCO yang terbentuk pada metode enzimatis yaitu padakondisi suhu inkubasi 5oC
dan waktu inkubasi 5 jam dengan volume minyak yang dihasilkanadalah 110 ml.
Dengan sifat enzim yang mempunyai kemampuan menguraikan protein maka enzim
dalam santan mengakibatkan ikatan antara minyak dan protein akan berpisah.
Semakin banyak protein yang terurai maka semakin banyak volume minyak yang
dihasilkan. Aktivitas enzim dipengaruhi oleh suhu, pada suhu 5oC enzim lebih
mampu bertahan sehingga
lebih optimal dalam
aktivitasnya menguraikan protein,sedangkan pada
suhu 50oC enzim
lebih cenderung mati
sehingga aktivitasnya dalam menguraikan protein
tidak optimal. Ditinjau
dari waktu inkubasi,
pada kondisi optimum semakin lama waktu inkubasi semakin
banyak volume minyak yang diperoleh. VCO
yang terbentuk pada
metode pengasaman untuk
kondisi optimum pada temperatur inkubasi santan 5oC
yaitu 39 ml dengan waktu inkubasi selama 5 jam, sedangkan untuk kondisi
minimumnya yaitu 38 ml dengan waktu inkubasi selama 1 jam. Volume minyak yang terbentuk untuk
kondisi optimum pada
temperatur inkubasi santan
25oC yaitu 39 ml dengan waktu
inkubasi 3 dan 5 jam,
sedangkan untuk kondisi
minimumnya sebesar 38 ml dengan
waktu inkubasi selama 1 jam. Volume minyak
yang terbentuk untuk kondisi optimum pada temperatur
inkubasi santan 50oC yaitu 38
ml dengan waktu
inkubasi 3 jam
dan 5 jam, sedangkan untuk
kondisi minimumnya sebesar
37 ml dengan
waktu inkubasi selama
1 jam. Asam asetat mampu
memutuskan ikatan antara minyak dan protein. Kadar air tertinggi untuk kondisi
suhu 5oC adalah pada waktu inkubasi 3 dan 5 jam dengan persentase
kadar air sebesar
0,15 %, sedang
kadar air terendah
didapat pada waktu inkubasi 1
jam yaitu sebesar
0,14 %. Untuk
kondisi suhu inkubasi
25oC kadar air
tertinggi didapat pada waktu
inkubasi 1 jam
sebesar 0,13 %,
sedang kadar air
terendah didapat pada waktu inkubasi 3 dan 5 jam yaitu sebesar
0,12 %. Untuk kondisi suhu inkubasi 50oC kadar air tertinggi didapat
pada waktu inkubasi 5 jam sebesar0,13 %, sedang kadar air terendah didapat pada
waktu inkubasi 1 jam yaitu 0,13 %.
Penulis: Siti Miskah
Kode Jurnal: jpkimiadd080036