POTENSI EKSTRAK DAUN Chromolaena odorata (L.) DAN Piper betle (L.) SEBAGAI HERBISIDA ORGANIK TERHADAP PENGHAMBATAN PERKECAMBAHAN DAN PERTUMBUHAN Mikania micrantha

ABSTRAK: Alternatif  pengendalian  gulma  yang  ramah  lingkungan  salah  satunya  menggunakan ekstrak  Chromolaena  odorata  dan  Piper  betle  yang  mengandung  senyawa  alelopat sehingga  berpotensi  sebagai  herbisida  organik.  Tujuan  penelitian  ini  mengetahui pengaruh  ekstrak  Chromolaena  odorata  dan Piper betle  terhadap  penghambatan perkecambahan  dan  pertumbuhan  anakan  Mikania  micrantha  dan  menentukan konsentrasi  terbaik  ekstrak.  Penelitian  ini  dirancang  menggunakan  Rancangan  Acak Lengkap. Data  yang diamati, dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dan jika berbeda nyata dilakukan uji lanjut menggunakan Duncan’s Multi Range Test (DMRT).  Hasil  percobaan  menunjukkan  bahwa  perkecambahan  dan  pertumbuhan gulma  Mikania  micrantha  menurun  dengan  adanya  perlakuan  ekstrak  Chromolaena odorata  dan  Piper  betle.  Ekstrak  yang  paling  efisien  dalam  mengendalikan  gulma adalah ekstrak 10% Chromolaena odorata.
Kata  kunci:  Chromolaena  odorata,  Piper  betle,  herbisida  organik,  Perkecambahan, Pertumbuhan
Penulis: Kiki Anggriani, Siti Fatonah, Herman
Kode Jurnal: jpbiologidd140418

Artikel Terkait :