KEANEKARAGAMAN GENETIK RAMIN (Gonystylus bancanus Miq. Kurz) DI CAGAR BIOSFER GIAM SIAK KECIL-BUKIT BATU KABUPATEN BENGKALIS PROVINSI RIAU BERDASARKAN POLA PITA ISOZIM

ABSTRAK: Ramin merupakan tumbuhan hutan yang banyak diminati industri meubel karena memiliki tekstur  kayu  dan  serat  halus.  Harga  jual  dan  kebutuhan  pasar  yang  tinggi  menyebabkan meningkatnya  kegiatan  penebangan  liar,  akibatnya  populasi  ramin  terancam  punah. Diperlukan  adanya  penelitian  tentang  keanekaragaman  genetik  dengan  menggunakan penanda biokimia sebagai salah satu upaya konservasi ramin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis  keanekaragaman  genetik  ramin  (Gonystylus  bancanus  Miq.  Kurz)  yang terdapat  di  cagar  biosfer  Giam  Siak  Kecil-Bukit  Batu  Kabupaten  Bengkalis  berdasarkan pola pita isozim. Analisis isozim dilakukan dengan menggunakan metode elektroforesis gel pati  model  horizontal.  Sebanyak  50  sampel  individu  ramin  di  ekstrak  kemudian  di elektroforesis untuk analisis keanekaragaman pola pita isozim dengan menggunakan enzim peroksidase  (PER).    Hasil  penelitian  menunjukkan  pola  pita  yang  jelas.  Enzim  PER menghasilkan  sebanyak  dua  belas  pola  pita  dan  bermigrasi  ke  kutub  anoda  (positif)  dan katoda  (negatif).  Analisis  pengelompokkan  berdasarkan  fungsi  SAHN  menggunakan metode  UPGMA  memperlihatkan  bahwa  semua  individu  ramin  mengelompok  pada koefisien  kemiripan  38%  dan  memisah  menjadi  dua  kelompok  (I  dan  II).    Keseluruhan individu  pada  kelompok  I  mengelompok  di  koefisien  kemiripan  61%  sedangkan keseluruhan  individu  pada  kelompok  II  mengelompok  di  koefisien  kemiripan  55%.    Data penelitian  ini  menunjukkan  bahwa  keanekaragaman  genetik  ramin  di  cagar  biosfer  Giam Siak Kecil-Bukit Batu Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau relatif tinggi.
Kata kunci: cagar  biosfer  Giam  Siak  Kecil-Bukit  Batu,  elektroforesis,  isozim,    keanekaragaman genetik, ramin (Gonystylus bancanus)
Penulis: Meilian Syafitri, Ninik Nihayatul Wahibah, Siti Fatonah
Kode Jurnal: jpbiologidd140419

Artikel Terkait :