POTENSI MIKROBA INDIGENUS ASAL TANAH GAMBUT DESA RIMBO PANJANG KABUPATEN KAMPAR RIAU DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN Ralstonia solanacearum

ABSTRAK: Ralstonia  solanacearum  merupakan  salah  satu  bakteri  patogen  tanah  yang  menyerang tanaman  budidaya.  Bahan  yang  paling  sering  digunakan  dalam  mengendalikan  bakteri ini  adalah  dengan  pestisida  kimia  Menggunakan  pestisida  kimia  secara  terus  menerus dapat berpengaruh negatif bagi makhluk hidup dan lingkungan. Beberapa mikroba tanah dapat menghasilkan senyawa antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk menguji potensi mikroba  asal  tanah  gambut  di  Rimbo  Panjang  Kampar  dalam  menghambat  Ralstonia solanacearum.  Metode  yang  digunakan  adalah  agar  disk  dengan  menghitung  rasio aktivitas  antara  diameter  zona  hambat  dan  diameter  koloni  (Z/K)  dan  kemudian dikelompokkan  ke  dalam  kriteria  tinggi,  sedang  dan  rendah.  Dua  puluh  isolat  jamur yang  memiliki  aktivitas  antibakteri  terhadap  Ralstonia  solanacearum  termasuk  ke dalam genus Penicillium dan Trichoderma. Isolat RPL2-29 (Penicillium) memiliki rasio tertinggi yaitu 2,12 dan isolat RPL2-38 (Penicillium) memiliki rasio terendah yaitu 1,14. Sebelas  isolat  aktinomisetes  yang  menghasilkan  antibakteri  terdiri  dari  Streptomyces, Micromonosporadan  2  isolat  belum  teridentifikasi.  Isolat  RB3S51  (Streptomyces  sp.) memiliki rasio tertinggi yaitu 2,87 dan isolat RB3S57 (Streptomyces sp.) memiliki rasio terendah  yaitu  1,29.  Kriteria  tinggi  didominasi  isolat  aktinomisetes  dari  genus Streptomyces.  Rasio  tertinggi  dihasilkan  isolat  RB3S51  (Streptomyces  sp.)  yaitu  2,87 dan rasio terendah dari isolat RPL2-38 (Penicillium sp.)  yaitu 1,14.  Hasil karakterisasi jamur digolongkan ke dalam genus Penicillium.
Kata Kunci: aktinomisetes, aktivitas antibakteri, jamur, lahan gambut di Rimbo Panjang Kampar, Ralstonia solanacearum
Penulis: Dwiana Inggriani, Rodesia M. Roza, A. Martina
Kode Jurnal: jpbiologidd140417

Artikel Terkait :