PERBEDAAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KIMIA MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) MATERI STOIKIOMETRI KELAS X MIA SMA NEGERI DI KOTA SURAKARTA TAHUN AJARAN 2013/2014
ABSTRACT: Penelitian ini
bertujuan untuk mendeskripsikan perbedaan implementasi pembelajaran kimia model
PBL materi stoikiometri kelas X MIA SMAN di kota Surakarta dan faktor-faktor
yang menjadi penyebab perbedaannya. Penelitian ini merupakan penelitian
deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian adalah
siswa kelas X MIA 6 SMAN 1 dan X MIA 5 SMAN5. Sumber data berasal dari guru,
siswa, dokumen, observasi, dan angket. Analisis data menggunakan trianggulasi
data. Hasil penelitian ini terdapat perbedaan implementasi di kedua sekolah.
Materi di SMAN1 melibatkan fraksi mol, sedangkan SMAN5 tidak. Keterlibatan guru
SMAN1 dalam model PBL fase 2 dan 4 sangat baik, sedangkan fase 1, 3, dan 5
baik. Keterlibatan guru SMAN 5 dalam model PBL fase 4 dan 5 sangat baik,
sedangkan fase 1, 2, dan 3 baik. Keterlibatan siswa SMAN1 fase 2 dan 5 sangat
baik, sedangkan fase 1, 2 dan 4 baik. Keterlibatan siswa SMAN5 fase 1, 2, dan 5
sangat baik, sedangkan fase 3 dan 4 baik. Media yang digunakan LKS, modul dan
buku, guru SMAN1 menambah menggunakan ppt. Evaluasi hasil belajar SMAN1 aspek
pengetahuan 82,35%, sikap 84,71% dan keterampilan 65,78%. Sedangkan SMAN5 aspek
pengetahuan 65,62%, sikap 84,65% dan keterampilan 70,73%. Faktor-faktor yang
mempengaruhi adalah faktor guru: kompetensi dan pendekatan; faktor siswa:
perhatian, motivasi, retensi dan transfer; faktor kelas: aksesibilitas,
mobilitas, interaksi dan variasi kerja; faktor media; dan faktor waktu.
Penulis: Amalina Devi, Sri
Mulyani, Haryono
Kode Jurnal: jpkimiadd140270