PENERAPAN MEDIA MIND MAPPING PROGRAMPADA MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR FISIKA PADA SISWA KELAS XI.A2 SMA NEGERI 4 SURAKARTA
Abstract: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui: (1) Penggunaan Mind Mapping Program melalui model
pembelajaran Contextual Teaching Learning (CTL) dapat meningkatkan motivasi
belajar fisika siswa. (2) Penggunaan Mind Mapping Program melalui model pembelajaran
Contextual Teaching Learning (CTL) dapat meningkatkan hasil belajar fisika
siswa.Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action
Research) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap
perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subyek
penelitian adalah siswa kelas XI.A2 SMA Negeri 4 Surakarta tahun pelajaran
2012/2013 yang dikhususkan pada materi pokok fluida dinamis sebanyak 30 siswa.
Data diperoleh melalui pengamatan, review tanggapan guru, tes, dan dokumentasi.
Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif.
Berdasarkan observasi yang telah dilakukan selama penelitian berlangsung dapat
disimpulkan bahwa: (1) penerapan Mind Mapping Program melalui model
pembelajaran Contextual Teaching Learning (CTL) dapat meningkatkan motivasi
belajar fisika siswa kelas XI.A2 SMA Negeri 4 Surakarta Tahun Ajaran 2012/2013
pada materi pokok fluida dinamis. Peningkatan motivasi belajar fisika siswa
terbukti dengan analisis lembar observasi motivasi belajar siswa selama
penelitian berlangsung, yang pada awalnya rata-rata tiap indikator motivasi
belajar siswa sebesar 21,67%, siklus I menjadi 52%, dan pada siklus II menjadi
53,33%. (2) Mind Mapping Program melalui model pembelajaran Contextual Teaching
Learning (CTL) dapat meningkatkan hasil belajar fisika siswa kelas XI.A2 SMA
Negeri 4 Surakarta Tahun Ajaran 2012/2013 pada materi pokok fluida dinamis.
Peningkatan hasil belajar fisika siswa berdasarkan aspek kognitif yakni ketuntasan belajar fisika oleh siswa
pada siklus I sebesar 83,33% yang kemudian meningkat menjadi 90% pada siklus II
dari target yang ditetapkan yakni ketuntasan belajar siswa sebesar 75%.
Penulis: Indhah Permatasari, Jamzuri,
Daru Wahyuningsih
Kode Jurnal: jpfisikadd130285