PENENTUAN WAKTU FERMENTASI OPTIMUM PRODUKSI XILANASE DARI Trichoderma viride MENGGUNAKAN SUBSTRAT KULIT PISANG DAN KULIT MELON DENGAN FERMENTASI SEMI PADAT
Abstract: richoderma
viride merupakan jenis kapang tanah yang
mudah didapatkan dan memiliki beberapa keunggulan
jika dibanding dengan jenis kapang tanah lainnya. Penelitian ini bertujuan
untuk menentukan waktu fermentasi optimum dan jenis substrat terbaik dalam
produksi xilanase menggunakan Trichoderma viride dengan metode fermentasi semi
padat. Waktu fermentasi optimum dan
jenis substrat terbaik ditentukan dengan cara mengukur aktivitas enzim dan
kadar protein pada berbagai waktu fermentasi
(0, 12, 24, 36, 48, 60, 72. 84, dan 96 jam) menggunakan substrat kulit
melon dan kulit pisang. Xilanase merupakan enzim yang mampu menghidrolisis
hemiselulosa (xilan) menjadi xilosa. Penentuan aktivitas xilanase dilakukan
dengan cara mengukur xilosa yang terbentuk selama reaksi enzimatis menggunakan
metode spektrofotometri dengan reagen DNS. Sedangkan kadar protein ditentukan
dengan metode spektrofotometri menggunakan reagen biuret. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa pada waktu fermentasi jam ke-60 menghasilkanaktivitas yang
optimum pada kulit melon dan kulit pisang berturut-turut sebesar (20,16±8,17)
unit dan (19,42±8,00) unit (P<0,01) dan kadar protein berturut-turut sebesar
(16,86±8,23) mg/mL dan (16,88±4,32) mg/mL (P<0,01).
Penulis: Ayunda Antika
Hastari, Chanif Mahdi, Sutrisno
Kode Jurnal: jpkimiadd140045