IDENTIFIKASI MISKONSEPSI PADA MATERI POKOK WUJUD ZAT SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 BAWANG TAHUN AJARAN 2009/2010
ABSTRACT: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui miskonsepsi yang terjadi pada materi pokok wujud zat
pada siswa SMPN 1 Bawang, kec. Bawang, kab. Batang tahun ajaran 2009/ 2010.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif
dengan pendekatan studi kasus (case study). Sampel dalam penelitian ini diambil
dengan teknik purposive sampling (sampel bertujuan). Teknik pengumpulan data
dilakukan dengan wawancara (interview) dan tes tertulis yang berupa tes
multiple choice dengan reasoning terbuka dan dilengkapi dengan CRI (Certainty
of Response Index). Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya miskonsepsi
pada materi pokok wujud zat siswa kelas VII SMP Negeri 1 Bawang. Miskonsepsi
yang terjadi adalah: 1) konsep sifat zat padat, cair dan gas, 2) sifat partikel
penyusun zat sama dengan zat yang disusunnya, 3) konsep suhu dan kalor, 4)
konsep titik didih zat, 5) kecepatan pendidihan sama dengan suhu saat mendidih,
6) konsep sublimasi dan deposisi, 7) konsep pemuaian zat, 8) konsep perubahan
wujud sebagai perubahan yang menghasilkan zat baru, dan 9) gelembung dalam
proses mendidih berisi udara bukan uap air. Sebanyak 51,2% siswa mengalami
miskonsepsi pada konsep kalor sebagai suatu energi dan pengaruh kalor dalam
perubahan suhu suatu zat, 32,4% siswa mengalami miskonsepsi pada kelompok
konsep perubahan wujud zat, 25,6% siswa mengalami miskonsepsi pada konsep suhu
sebagai besaran yang menyatakan derajat panas dingin suatu benda, dan sebanyak
21,9% siswa mengalami miskonsepsi pada konsep wujud zat dan sifat-sifatnya.
Penulis: Noly Pramu Iriyanti,
Sri Mulyani, Sri Retno Dwi Ariani
Kode Jurnal: jpkimiadd120155