EKSTRAKSI PIGMEN ANTOSIANIN DARI KULIT RAMBUTAN (Nephelium lappaceum) DENGAN PELARUT METANOL
Abstrak: Rambutan (Nephelium
lappaceum) merupakan sejenis
buah-buahan tropika yang
berasal dari Malaysia
dan Indonesia. Kulitnya yang berwarna merah masih belum dimanfaatkan
secara maksimal. Adanya warna merah pada
kulit rambutan diduga
terdapat pigmen antosianin
yang dapat digunakan
sebagai pewarna alami. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui
kondisi terbaik yang
dicapai dalam perolehan
pigmen antosianin dari kulit
rambutan dengan menggunakan
pelarut metanol. Penelitian
ini memvariasikan berbagai
kondisi operasi yaitu ukuran
partikel dari kulit
rambutan, temperature dan waktu
ekstraksi. Analisis antosianin dilakukan dengan menggunakan
spektrofotometer UV-Vis untuk
mengukur panjang gelombang
dan nilai absorbansinya. Ukuran
kulit rambutan yang
terbaik adalah kulit
rambutan yang diblender
dan hasil terbaik diperoleh pada temperatur 500C
dan waktu ekstraksi selama 6 jam. Kondisi ini memberikan nilai intensitas warna
dengan absorbansi 1,6103, konsentrasi 55,7659 mg/mL dan rendemen sebesar
0,2788%.
Penulis: Elvi Rasida
Florentina Hutapea, Laura Olivia Siahaan, Rondang Tambun
Kode Jurnal: jpkimiadd140358