EFISIENSI PERBANKAN MENGGUNAKAN DATA ENVELOPMENT ANALYSIS (DEA) (Studi Kasus : Bank Umum Konvensional di Bursa Efek Indonesia)

Abstract: Perbankan memiliki peranan yang penting dalam mendukung sistem perekonomian bangsa. Sebagai industri yang banyak mengalami berbagai resiko maka efisiensi dalam perbankan menjadi suatu hal yang penting. Data Envelopment Analysis (DEA) menjadi salah satu metode pengukuran efisiensi yang menjadikan metode simpleks sebagai dasar metode ini. DEA mampu mengidentifikasi tingkat inefisiensi pada tiap-tiap input dan output dalam suatu bank. Pada artikel ini, diambil 16 bank yang mempunyai total deposit di atas 15 triliun rupiah dari 30 bank umum konvensional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Total deposit, beban bunga, beban tenaga kerja merupakan variabel input yang digunakan, sedangkan total kredit dan pendapatan bunga dijadikan variabel output. Berdasarkan hasil perhitungan efisiensi perbankan diketahui bahwa BBRI, BBTN, BDMN, BTPN dan PNBN merupakan kode bank yang mempunyai rata-rata nilai efisiensi 100% (bank yang selalu efisien pada periode penelitian), sedangkan MEGA merupakan kode bank yang mempunya rata-rata nilai efisiensi yang paling rendah yaitu 80,59%.
Kata kunci: Bank Umum Konvensional, DEA, Metode Simpleks
Penulis: Ernest Ferdinand Letto
Kode Jurnal: jpmatematikadd140149

Artikel Terkait :