ANALISIS PROYEK PENGEMBANGAN BANGUNAN MENGGUNAKAN CRITICAL PATH METHOD DAN EARNED VALUE METHOD (Studi Kasus di PT. Musashi Auto Part Indonesia Karawang)

Abstract: Dalam perencanaan proyek perlu dilakukan analisis terhadap biaya dan waktu agar pelaksanaan proyek berjalan sesuai rencana. Model optimasi pada matematika diharapkan dapat membantu perencanaan proyek.  Penelitian ini menggunakan model optimasi matematika dengan Critical Path Method (CPM) dan Earned Value Method (EVM). Critical Path Method (CPM) atau metode jalur kritis merupakan analisis jaringan kerja yang berusaha mengoptimalkan waktu penyelesaian total proyek. Earned Value Method (EVM) atau metode nilai hasil adalah suatu metode pengendalian yang digunakan untuk mengendalikan biaya dan jadwal (waktu) pengerjaan proyek secara terpadu. Penggunaan model matematika dengan Critical Path Method dan Earned Value Method diharapkan dapat membantu perencaan proyek dapat terselesaikan dengan waktu yang optimal dan biaya yang diharapkan. Hasil penelitian menunjukkan perbandingan hasil analisis menggunakan Critical Path Method (CPM) dan Earned Value Method (EVM). Hasil analisis menggunakan Critical Path Method didapatkan durasi pengerjaan proyek 350 hari dengan perkiraan biaya Rp 90.692.361.779,00. Menggunakan Earned Value Method didapatkan durasi pengerjaan proyek 362,13 hari dengan perkiraan biaya Rp 91.393.936.356,00.
Kata Kunci: critical path method, earned value method
Penulis: Debby Paradita Nugraha, Marjono Marjono
Kode Jurnal: jpmatematikadd140123

Artikel Terkait :