ANALISIS PENGEMBANGAN KEMAMPUAN GURU IPA DALAM MENCIPTAKAN LINGKUNGAN INKLUSIF RAMAH PEMBELAJARAN MELALUI PENELITIAN TINDAKAN KELAS

Abstrak: Sekolah  yang  ramah  terhadap  anak  merupakan  sekolah  di  mana semua  anak  memiliki  hak  untuk  belajar  mengembangkan  semua potensi  yang  dimilikinya  seoptimal  mungkin  di  dalam  lingkungan  yang nyaman dan terbuka. Menjadi “ramah” apabila keterlibatan  dan  partisipasi  semua  pihak  dalam  pembelajaran  tercipta  secara alami  dengan  baik.  Sekolah  bukan  hanya  tempat  untuk  anak belajar,  tapi  guru  pun  juga  ikut  belajar  dari  keberagaman  anak didiknya.  Lingkungan  pembelajaran  yang  ramah  berarti  ramah kepada  anak  dan  guru,  artinya:  Anak  dan  guru  belajar  bersama sebagai  suatu  komunitas  belajar;  Menempatkan  anak  sebagai pusat  pembelajaran;  Mendorong  partisipasi  aktif  anak  dalam belajar;  dan  Guru  memiliki  minat  untuk  memberikan  layanan pendidikan  yang  terbaik.  Realita  yang  ada  pembelajaran  menjadi kurang  bermakna  terlebih  kebijakan  pemerintah  akhir  –  akhir  ini menyatakan  bahwa  pelajaran  IPA  termasuk  pelajaran  yang  diuji nasionalkan.  Sehingga  perlu  dibutuhkan  pembelajaran  yang  baik yang  dapat  memudahkan  pemahaman  siswa.  Tingkat  pemahaman rendah,  pembelajaran  kurang  bermakna  dan  hasil  belajar  rendah biasa  menghiasi  pembelajaran  IPA. Guru perlu  mengelola  dan mengembangkan  kemampuannya  dalam  meningkatkan pemahaman  dan  ketrampilan  berpikir  siswa.  Sebagai  bentuk refleksi  dan  perbaikan  pembelajaran  dalam  rangka  meningkatkan kebermaknaan  belajar  siswa,  guru  dapat  melakukan    penelitian tindakan kela,.
Kata kunci:  mengembangkan kemampuan, lingkungan inklusif,  penelitian tindakan
Penulis: Ngurah Ayu Nyoman Murniati
Kode Jurnal: jpfisikadd100013

Artikel Terkait :