PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR DARI SAMPAH DAPUR RUMAH TANGGA DAN TOP G2 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN SAWI HIJAU (Brassica juncea L.)
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui
pengaruh dosis pupuk
organik cair dari
sampah dapur dan TOP G2 terhadap
pertumbuhan dan produksi tanaman sawi hijau. Penelitian ini merupakan
penelitian eksperimen dengan 3
perlakuan menggunakan dua
jenis pupuk organik
cair, yaitu pupuk
cair sampah dapur rumah tangga (P1)
dan pupuk organik cair TOP G2 (P2).
Masing-masing dengan dosis yaitu 5ml/ liter air (D1), 10 ml/ liter air (D2), 15
ml/ liter air (D3), dan 0 ml/ liter air sebagai kontrol. Setiap perlakuan dengan
5x ulangan. Parameter pertumbuhan yang diukur adalah tinggi tanaman dan jumlah daun setiap minggu, serta
parameter produksi yaitu bobot basah tanaman
dan bobot kering tanaman. Serta
juga kadar klorofil total
yang dilakuakan pengukurannya
pada akhir penelitian.
Data yang diperoleh
dianalisis menggunakan analisis One Way ANOVA dan dilakukan uji lanjut
dengan uji Duncan Multiple Range Test(DMRT)
untuk melihat faktor
dosis pada masing-masing
taraf pemberian pupuk
organik cair. Hasil penelitian menunjukkan
perlakuan dengan pupuk
organik cair dari
sampah dapur rumah
tangga pada tanaman sawi hijau
cenderung memberikan hasil lebih baik daripada pupuk organik cair TOP G2,
terlihat dari jumlah daun, bobot basah total, dan bobot kering total yang
dihasilkan tanaman sawi. Dosis terbaik pada
masing-masing pupuk organik
cair adalah 15
ml/ liter air
untuk pupuk organik
cair dari sampah dapur
rumah tangga dan
10 ml/ liter
air pada TOP
G2, dan tanaman
sawi yang diberi
perlakuan pemupukan dengan pupuk
organik cair dari
sampah dapur rumah
tangga dengan dosis
15 ml/ liter
air (perlakuan P1D3) menghasilkan
tanaman dengan jumlah
daun, bobot basah
dan bobot kering
tanaman serta kadar klorofil total yang paling baik dibandingkan dengan
perlakuan lain.
Penulis: Suri Nurul Alida
Kode Jurnal: jpbiologidd130389