Pengaruh Teknik Pencucian Terhadap Keanekaragaman Bakteri Pada Permukaan Softlens
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman bakteri, genus bakteri teridentifikasi, dan genus bakteri
dominan pada permukaan softlens yang dicuci menggunakan teknik rubbing dan
non rubbing, serta mengetahui tekik
pencucian yang lebih
baik untuk digunakan.
Penelitian ini adalah
penelitian eksplorasi. Masing-masing 3
sampel softlens dicuci
dengan teknik rubbing
(digosok) dan non rubbing (tidak digosok).
Isolasi bakteri dilakukan dengan
metode spread plate pada media Nutrient Agar plate, diinkubasikan pada suhu 37oC,
kemudian dilakukan karakterisasi, identifikasi, dan penentuan karakter
fenotipik bakteri. Analisis data
dilakukan secara deskriptif. Tiga puluh
tiga isolat bakteri berhasil diisolasi dari sampel. Enam belas
isolat diperkirakan sebagai genus Neisseria, yaitu sepuluh isolat sampel
rubbing dan enam isolat
sampel non rubbing. Sebelas isolat diperkirakan sebagai genus
Aeromonas, yaitu tiga isolat
sampel rubbing dan delapan isolat
sampel non rubbing. Empat isolat
sampel non rubbing
diperkirakan sebagai genus
Enterobacter. Dua isolat sampel
non rubbing diperkirakan sebagai
genus Staphylococcus. Softlens
sampel rubbing memiliki keanekaragaman
bakteri lebih sedikit
dibandingkan dengan sampel non rubbing.
Hasil penelitian menunjukkan teknik pencucian rubbing lebih baik untuk
digunakan.
Penulis: Charisa Glesiandra,
Siti Umniyatie, M.Si, dr. Tutiek Rahayu, M. Kes.
Kode Jurnal: jpbiologidd130388