PENGARUH PEMBERIAN CAMPURAN EKSTRAK PARE (Momordica charantia , L) DAN BROTOWALI (Tinospora crispa , L ) TERHADAP PERTUMBUHAN KELENJAR ENDOMETRIUM PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegilus, L)

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian campuran ekstrak Pare dan Brotowali terhadap perkembangan kelenjar endometrium pada tikus putih betina.
Penelitian menggunakan metode eksperimen pola RAL, terdiri atas 5 kelompok, 1 kelompok sebagai kontrol dan 4 kelompok sebagai perlakuan dengan masing-masih terdiri dari 4 ulangan. Sampel penelitian diambil secara acak sebanyak 20 ekor tikus putih. Variabel bebas menggunakan variasi dosis ekstrak Pare dan Brotowali dengan rasio dosis yang yaitu : kelompok K : pemberian campuran ekstrak Pare dan ekstrak Brotowali 0 mg/ekor/hari; kelompok perlakuan P1 : pemberian campuran ekstrak Pare 10 mg/ekor/hari dan ekstrak Brotowali 0,2 mg/ekor/hari; P2 : pemberian campuran ekstrak Pare 10 mg/ekor/hari dan ekstrak Brotowali 0,3 mg/ekor/hari; P3 : pemberian campuran ekstrak Pare 15 mg/ekor/hari dan ekstrak Brotowali 0,2 mg/ekor/hari; P4 : pemberian campuran ekstrak Pare 15 mg/ekor/hari dan ekstrak Brotowali 0,3 mg/ekor/hari. Variabel tergayut adalah jumlah kelenjar endometrium dan ketebalan lapisan endometrium uterus tikus putih setelah pemberian campuran ekstrak Pare dan Brotowali selama 21 hari perlakuan. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan ANOVA dan Krusskall Wallis. Analisis varian One Way Anova digunakan untuk menganalisis pengaruh perlakuan terhadap ketebalan lapisan endometrium uterus, apabila terdapat pengruh nyata dilanjutkan dengan uji perbandingan Duncan Multi Range Test (DMRT) . Analisis Krusskall Wallis digunakan untuk menganalisis pengaruh perlakuan terhadap jumlah kelenjar endometrium uterus.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian campuran ekstrak Pare dan Brotowali tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap jumlah kelenjar endometrium dan ketebalan lapisan endometrium uterus tikus putih.
Kata Kunci: ekstrak, pare, brotowali, perkembangan, pertumbuhan, endometrium, tikus putih
Penulis: WIDI ASRI
Kode Jurnal: jpbiologidd130409

Artikel Terkait :