PENGARUH KOMBINASI VARIASI SUHU DAN JENIS MEDIA TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI TERMOFILIK LIPOLITIK HASIL ISOLASI DARI GUNUNG MERAPI PASCA ERUPSI

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi variasi suhu dan jenis media terhadap pertumbuhan tiga isolat bakteri termofilik lipolitik hasil isolasi dari Gunung Merpi pasca erupsi pada tahun 2010. Penelitian dilakukan pada bulan September 2012-Frebuari 2013 di Laboratorium Mikrobiologi, FMIPA UNY. Penelitian menggunakan desain penelitian eksperimen. Populasi penelitian adalah semua isolat bakteri termofilik lipolitik hasil isolasi dari kawasan Kali Gendol atas, Gunung Merapi pasca erupsi tahun 2010. Sampel penelitian adalah tiga isolat bakteri terpilih hasil isolasi dari Gunung Merapi pasca erupsi berdasarkan besarnya indeks zona jernih bakteri. Pengambilan data dilakukan dengan membagi sampel dalam 18 kelompok perlakuan yang merupakan kombinasi variasi suhu dan jenis media. Data hasil pengamatan pengukuran pertumbuhan dianalsis secara deskriptif dengan menggunakan kurva pertumbuhan, dan data hasil penghitungan parameter pertumbuhan yang direperentasikan dalam jumlah generasi (n) dan waktu generasi (g) dianalisis menggunakan uji ANAVA untuk mengetahui pengaruh varias suhu, jenis media, dan jenis isolat bakteri termofilik lipolitik terhadap pertumbuhan bakteri termofilik lipolitik hasil isolasi dari Gunung Merapi pasca erupsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi variasi suhu dan jenis media terhadap pertumbuhan tiga isolat bakteri termofilik lipolitik hasil isolasi dari Gunung Merpi pasca erupsi pada tahun 2010. Penelitian dilakukan pada bulan September 2012-Frebuari 2013 di Laboratorium Mikrobiologi, FMIPA UNY. Penelitian menggunakan desain penelitian eksperimen. Populasi penelitian adalah semua isolat bakteri termofilik lipolitik hasil isolasi dari kawasan Kali Gendol atas, Gunung Merapi pasca erupsi tahun 2010. Sampel penelitian adalah tiga isolat bakteri terpilih hasil isolasi dari Gunung Merapi pasca erupsi berdasarkan besarnya indeks bakteri. Pengambilan data dilakukan dengan membagi sampel dalam 18 kelompok perlakuan yang merupakan kombinasi variasi suhu dan jenis media. Data hasil pengamatan pengukuran pertumbuhan dianalsis secara deskriptif dengan menggunakan kurva pertumbuhan, dan data hasil penghitungan parameter pertumbuhan yang direperentasikan dalam jumlah generasi (n) dan waktu generasi (g) dianalisis menggunakan uji ANAVA untuk mengetahui kombinasi variasi suhu dan jenis media, serta jenis isolat bakteri termofilik lipolitik terhadap pertumbuhan bakteri termofilik lipolitik hasil isolasi dari Gunung Merapi pasca erupsi. Isolat E 151 memiliki nilai jumlah generasi (n) dan waktu generasi (g) terbaik sebesar 3,57 dan 7,46, saat ditumbuhkan dalam media NBT dengan suhu 65 0C. Isolat E 213 memiliki nilai jumlah generasi (n) dan waktu generasi (g) terbaik sebesar 4,07 dan 6,47, saat ditumbuhkan dalam media NB dengan suhu 65 0C, dan isolat E 361 memiliki nilai jumlah generasi (n) dan waktu generasi (g) terbaik sebesar 3,66 dan 7,03, saat ditumbuhkan dalam media NB dengan suhu 65 0C, sementara itu pola pertumbuhan ketiga isolat berbeda.
Kata kunci: suhu, jenis media, bakteri termofilik lipolitik, Gunung Merapi Pasca Erupsi
Penulis: MORIZ EKA PANJALU
Kode Jurnal: jpbiologidd130403

Artikel Terkait :