AKTIVITAS KEMOPREVENSI EKSTRAK TEMU KUNCI (Boesenbergia pandurata) PADA KARSINOGENESIS KULIT MENCIT BALB/C TERINDUKSI RADIASI ULTRA VIOLET
ABSTRAK: Temu kunci
(B.pandurata) mengandung senyawa-senyawa yang berpotensi antikanker. Penelitian
ini bertujuan untuk mengkaji efek kemoprevensi ekstrak etanolik rimpang temu
kunci pada karsinogenesis kulit terinduksi ultra violet. Ekstraksi serbuk
rimpang B. pandurata dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol. Hewan uji yang digunakan
adalah mencit Balb/C betina umur 28 hari yang dicukur rambut punggungnya,
dikelompokkan menjadi 5 kelompok perlakuan, yaitu kelompok kontrol dan
empat kelompok perlakuan ekstrak etanolik temu kunci yang
diberikan secara oral. Induksi karsinogenesis dengan paparan UV dosis 0,167
J/cm2/hari, sebanyak 60 paparan (5 kali paparan/minggu). Efek penghambatan
karsinogenesis kulit dipelajari pada
tingkat insidensi dan multiplisitas kanker. Hasil uji menunjukkan bahwa ekstrak
etanolik temu kunci mampu menurunkan angka insidensi dan multiplisitas kanker
kulit pada mencit Balb/C terinduksi UV. Ekstrak tersebut berpotensi dikembangkan sebagai agen kemoprevensi
kanker.
Penulis: Shanti Listyawati, Sismindari,
Sofia Mubarika, Yosi B. Murti
Kode Jurnal: jpbiologidd120329