SENI KETOPRAK DI ERA MODERNISASI (Studi Kasus Di Lingkungan Balekambang Kodya Surakarta)
ABSTRAK: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui eksistensi seni ketoprak di era modernisasi. Lokasi
penelitian ini dilakukan di Taman Balekambang Kota Surakarta dengan alasan
hingga kini masih mempertahankan seni Ketoprak sebagai salah satu warisan
budaya bangsa.
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah penelitian
kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data yang digunakan terdiri
dari data primer yakni wawancara dengan informan dan sekundernya yakni
observasi dan studi dokumentasi. Teknik pengambilan cuplikan dengan purposive
sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan wawancara
mendalam (in dept interviewing) dengan 11 informan yang terdiri dari pemain,
ketua, sesepuh, penonton dan pemerintah kota. Uji validitas data dengan
trianggulasi data (sumber). Teknik analisis menggunakan model analisis data
interaktif yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan
kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa saat ini seni Ketoprak semakin
terpinggirkan di tengah arus modernisasi sebab masyarakat khususnya generasi
muda beranggapan bahwa seni Ketoprak sudah ketinggalan jaman. Masyarakat
cenderung memilih siaran televisi sebab dalam penyajiannya lebih menarik.
Padahal sebenarnya fungsi Ketoprak dan televisi itu sama-sama menyampaikan
pesan kepada masyarakat. Setiap pertunjukan digelar penonton yang menyaksikan
hanya sedikit hanya. Faktor yang mendorong para pemain tetap bertahan dalam era
modern adalah adanya rasa memiliki dan mereka ingin melestarikan budaya agar
generasi muda tidak melupakan sejarah bangsa. Faktor penghambat dalam era
modern adalah aturan atau pakem yang masih kaku, kurangnya fasilitas untuk
pementasan, sarana publikasi yang minim, dan kurangnya perhatian pemerintah. Di
era modern ini para pemain harus menyesuaikan dengan pola pemikiran anak muda
agar seni Ketoprak kembali diterima dan digemari masyarakat khususnya generasi
muda.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah seni Ketoprak Balekambang merupakan
salah satu kesenian tradisional yang masih bertahan dalam era modern seperti
sekarang. Meskipun pada kenyataannya seni ini semakin ditinggalkan masyarakat
khususnya generasi muda. Nilai yang dipertahankan dalam seni Ketoprak adalah
nilai moral, sosial-kultural, nilai pendidikan dan nilai estetika. Berbagai
cara ditempuh untuk melestarikan seni Ketoprak antara lain melalaui iklan di
media massa baik media cetak maupun elektronik serta melakukan pentas keliling.
Penulis: Evie Nur Afifah
Kode Jurnal: jpsosiologidd140119