REORIENTASI TUJUAN UTAMA PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL DALAM PERSPEKTIF GLOBAL
Abstract: Seiring dengan
berkembang-pesatnya peradaban dunia abad 21, membuka peluang bagi Pendidikan
IPS untuk melakukan reorientasi tujuan yang disesuaikan dengan tuntutan
perkembangan jaman. Pendidikan IPS dianggap penting dan bermanfaat manakala
memperhatikan kecenderung dunia, perkembangan sains dan teknologi namun tetap
dilandasi dengan keimanan dan ketaqwaan serta berpegang teguh kepada Pancasila
dan UUD 1945. Sumber belajar Pendidikan IPS perlu memasukan bahan dari
kehidupan masyarakat yang sebenarnya (contextual learning). Bukan hanya
berkenaan dengan fakta yang ada di masyarakat, melainkan juga berkenaan dengan
dampak sains dan teknologi yang berpengaruh terhadap tatanan kehidupan masyarakat setempat
(lokal), nasional dan internasional. Strategi pembelajaran yang tepat untuk
mencapai tujuan pembelajaran IPS adalah strategi yang bersifat dialogis kritis,
pengalaman langsung (direct experiences), kolaboratif dan kooperatif. Strategi
pembelajaran seperti ini menekankan pada tiga ranah pembelajaran, yakni: kognitif,
afektif, dan psikomotorik. Berdasarkan prinsip kurikulum 2013, tujuan
Pendidikan IPS harus dapat membekali peserta didik dengan kompetensi berimbang,
yakni: (1) pengembangan kemampuan intelektual (pengetahuan); (2) pengembangan
kemampuan kepribadian sebagai anggota masyarakat dan bangsa (sikap); dan (3)
pengembangan kemampuan sosial (keterampilan). Reorientasi tujuan ini,
menunjukkan Pendidikan IPS di era global tidak lagi sekedar membentuk warga
negara yang baik (good citizenship), namun lebih luas lagi sesuai dengan
perkembangan dan kebutuhan jaman sebagai desirable person qualities.
Penulis: Deny Setiawan
Kode Jurnal: jppendidikandd130531