Pengaruh Interaksi dan Perilaku Pertukaran Terhadap Kohesivitas Dalam Kelompok Nelayan
Abstrak: Setiap manusia
senantiasa berinteraksi dengan
lingkungan sosial dan
alam sekitarnya guna memenuhi
berbagai kebutuhan hidupnya
yang sangat kompleks.
Tanpa berkomunikasi, manusia akan
mengalami kesulitan dalam
memenuhi semua kebutuhan
hidupnya tersebut termasuk kebutuhan
akan interaksi itu
sendiri. Demikian halnya
dengan nelayan Desa Keburuhan, Purworejo, mereka pun saling
berinteraksi satu sama lain dan membentuk sebuah kelompok. Penelitian
ini bertujuan untuk
: 1) mendeskripsikan bagaimana
interaksi dan perilaku pertukaran
nelayan yang terjalin dalam Paguyuban TPI Udang Jaya, 2) mengetahui bagaimana
pengaruh interaksi dan perilaku pertukaran terhadap kohesivitas kelompok. Penelitian ini
mengambil lokasi di
Desa Keburuhan, Kecamatan
Ngombol, Kabupaten Purworejo.
Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif.
Sesuai dengan tujuan
penelitian ini, peneliti
menggunakan teknikrandom purposive
sampling untuk memilih
informan berdasarkan kriteria
yang sudah ditetapkan yaitu
kriteria pembagian kerja. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini
yaitu melalui wawancara secara semi terstruktur dan juga melalui observasi. Validitas
dan reliabilitas data pada
penelitian ini diperkuat
dengan triangulasi data.
Proses analisis datamenggunakan analisis
interaktif yang dikembangkan
oleh Miles dan
Huberman, meliputi empat tahap
penyusunan, yaitu: pengumpulan data,
penyajian data, reduksi data, penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini
menunjukan bahwa dalam
keseharian kehidupan kelompok
nelayan Udang Jaya terjalin
hubungan interaksional antar
anggota serta anggota
dengan kelompokyang sifatnya
primer. Dalam menjalin
hubungan keseharian kelompok
nelayan, anggota kelompok setidaknya
mempertukarkan tiga hal
yang berupa pertukaran
sumber daya, pertukaran ekonomi,
dan pertukaran sosial.
Pola-pola hubungan yang
timbul dalam keseharian kehidupan
kelompok nelayan Udang
Jaya berupa hubungan
pekerjaan yang didasarkan pada
relasi kerja yang mengarah pada pertukaran ekonomi, serta hubungan sosial yang
didasarkan pada relasi sosial yang mengarah pada pertukaran sosial. Adapun
interaksi dan perilaku pertukaran
nelayan tersebut dapat
mempengaruhi keakraban anggota
dan produktivitas kelompok serta dapat menjadi faktor kohesivitas
kelompok yang dominan.
Penulis: FUAD KUSUMA HIDAYAT
Kode Jurnal: jpsosiologidd140089